Kenapa Salat Jumat Wajib Bagi Laki-laki Muslim? Begini Dalilnya!
BeritaNasional.com - Setiap hari Jumat, Muslim laki-laki yang telah memenuhi syarat wajib hukumnya untuk melaksanakan ibadah salat Jumat. Yang jadi pertanyaan, kenapa salat Jumat wajib bagi laki-laki Muslim? Berikut adalah rangkuman informasi lengkap mengenai dalil dan landasan hukumnya dari halaman Kementerian Agama (Kemenag), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah:
Kenapa Salat Jumat Wajib?
1. Dalil Al-Qur'an
Ulama-ulama di Indonesia bersepakat bahwa landasan utama kewajiban salat Jumat adalah firman Allah SWT yang dimuat dalam Surah Al-Jumuah ayat 9:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ
"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS. Al-Jumuah: 9)
Ayat tersebut diinterpretasikan bahwa perintah "segeralah mengingat Allah" dan "tinggalkan jual beli" menunjukkan hukum wajib yang mendesak, sehingga segala aktivitas duniawi harus dihentikan saat azan berkumandang di waktu salat Jumat.
2. Dalil Hadits Nabi SAW
Berdasarkan literatur yang sering dikutip oleh Lembaga Bahtsul Masail (LBM) NU dan Majelis Tarjih Muhammadiyah, terdapat hadis yang merinci siapa saja yang wajib melaksanakan salat Jumat:
"Salat Jumat adalah hak yang wajib bagi setiap Muslim dengan berjamaah, kecuali empat orang: hamba sahaya, wanita, anak kecil, dan orang yang sakit." (HR. Abu Daud).
Selain itu, terdapat juga peringatan keras bagi mereka yang meninggalkan salat Jumat tanpa uzur (alasan yang sah) sebagaimana dikutip dari laman MUI:
"Hendaklah orang-orang berhenti dari meninggalkan salat Jumat, atau (jika tidak) Allah akan menutup hati mereka kemudian mereka akan menjadi orang-orang yang lalai." (HR. Muslim).
3. Pandangan Lembaga Keagamaan Indonesia
Kemenag menekankan bahwa salat Jumat adalah simbol persatuan umat. Selain kewajiban agama, salat Jumat berfungsi sebagai media edukasi melalui khutbah untuk menyampaikan pesan-pesan moral dan kebangsaan.
Sementara NU melalui laman NU Online, menyampaikan bahwa salat Jumat merupakan pengganti salat Zuhur bagi pria. NU menekankan pentingnya memenuhi syarat sah Jumat, seperti dilaksanakan di tempat menetap (muqim) dan dilakukan secara berjamaah (minimal 40 orang menurut madzhab Syafi'i yang dominan di NU).
Dan berdasarkan Keputusan Majelis Tarjih, Muhammadiyah menegaskan bahwa meninggalkan salat Jumat tanpa alasan yang dibenarkan syariat adalah dosa besar. Namun, Muhammadiyah juga memberikan tuntunan bahwa dalam kondisi darurat (seperti wabah atau bencana besar), kewajiban ini bisa digantikan dengan salat Zuhur di rumah demi menjaga keselamatan jiwa (hifdzun nafs).
Lalu, MUI melalui berbagai fatwanya menegaskan bahwa salat Jumat hukumnya wajib bagi laki-laki Muslim yang mukallaf (dewasa dan berakal), merdeka, sehat, dan bermukim. MUI juga sering mengingatkan agar umat Islam tidak menyepelekan kewajiban ini hanya karena urusan pekerjaan atau bisnis.
Syarat Wajib Salat Jumat
Seseorang wajib salat Jumat jika memenuhi kriteria berikut:
- Islam
- Baligh (Dewasa)
- Berakal (Sehat mental)
- Laki-laki (Tidak wajib bagi perempuan)
- Sehat (Tidak dalam kondisi sakit parah yang menyulitkan ke masjid)
- Menetap/Bermukim (Bukan musafir yang sedang dalam perjalanan jauh).
Demikian rangkuman informasi tentang alasan kenapa Muslim laki-laki wajib Salat Jumat, lengkap dengan berbagai dalilnya. Selamat menunaikan Salat Jumat bagi laki-laki Muslim!
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







