IRGC Rilis Rute Baru Selat Hormuz, Keberadaan Ranjau Laut jadi Alasan
BeritaNasional.com - Angkatan Laut Garda Revolusi Iran (IRGC) merilis rute baru bagi kapal yang akan melintasi Selat Hormuz, usai kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu dengan Amerika Serikat (AS) pada Rabu (8/4/2026). Hal ini disampaikan IRGC melalui keterangan resminya yang dirilis pada Kamis (9/4/2026) waktu setempat.
Melansir Iran Wire pada Jumat (10/4/2026), pengumuman tersebut disampaikan Angkatan Laut IRGC setelah gencatan senjata sementara dan penghentian aktivitas militer di Teluk Persia. Alasannya, dengan kondisi perang yang terjadi, ada potensi keberadaan ranjau anti kapal di rute Selat Hormuz yang biasa dilewati, sehingga kapal harus melintasi rute yang ditetapkan IRGC.
"Keadaan perang di wilayah tersebut dan kemungkinan adanya ranjau anti-kapal di rute transit utama, kapal harus mengikuti rute yang ditetapkan oleh IRGC sampai pemberitahuan lebih lanjut," tulis pengumuman IRGC.
Berdasarkan rute navigasi baru yang disampaikan IRGC, kapal yang masuk dari Laut Oman diharuskan menuju utara dan melewati dekat Pulau Larak sebelum memasuki Teluk Persia. Kapal yang keluar dari Teluk Persia harus melewati selatan Pulau Larak menuju Laut Oman.
Angkatan Laut IRGC juga menekankan bahwa semua kapal harus tetap berhubungan dengan pasukan mereka untuk berkoordinasi guna menghindari potensi tabrakan dengan ranjau laut.
Usai kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu dengan Amerika Serikat dan Israel, IRGC juga menyampaikan akan berupaya memulihkan keamanan maritim di Selat Hormuz.
PERISTIWA | 19 jam yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






