Bom Bunuh Diri Guncang Masjid di Islamabad Pakistan saat Salat Jumat, 12 Orang Tewas

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 06 Februari 2026 | 18:14 WIB
Korban ledakan di Islamabad Pakistan saat pelaksanaan salat Jumat. (Foto/Istimewa)
Korban ledakan di Islamabad Pakistan saat pelaksanaan salat Jumat. (Foto/Istimewa)

BeritaNasional.com - Ibu Kota Pakistan, Islamabad, diguncang aksi teror mematikan pada Jumat (6/2/2026). Seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan diri di sebuah masjid muslim Syiah saat pelaksanaan salat Jumat. Akibatnya, 12 orang tewas dan puluhan jemaah lain mengalami luka-luka.

Dilansir dari Reuters pada Jumat, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan sangat mencekam. Foto-foto yang beredar menunjukkan lantai masjid yang berkarpet dipenuhi puing-puing bangunan, pecahan kaca, dan jasad para korban. 

Di area taman luar masjid, puluhan korban luka tampak tergeletak menunggu bantuan medis di tengah kepanikan warga.

Pihak kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa ledakan terjadi tepat saat jemaah sedang melaksanakan ibadah mingguan tersebut. 

Pejabat kepolisian Islamabad Zafar Iqbal membenarkan adanya korban jiwa dalam insiden berdarah ini.

"Saya belum bisa mengatakan jumlah pasti korban tewas saat ini, tetapi ya, ada orang yang meninggal," ujar Zafar Iqbal.

Berdasarkan keterangan polisi, pelaku sebenarnya sempat dihentikan oleh petugas keamanan di gerbang masjid sebelum berhasil masuk ke area utama. 

Namun, pelaku kemudian segera memicu bahan peledak yang dibawanya tepat di titik tersebut.

Serangan bom di Islamabad tergolong jarang terjadi mengingat kota ini dijaga dengan pengamanan yang sangat ketat. 

Namun, Pakistan secara umum memang tengah menghadapi kenaikan gelombang militansi dalam beberapa tahun terakhir.

Sebelumnya, pada 11 November lalu, serangan serupa juga menewaskan 12 orang di Islamabad yang menurut otoritas setempat didalangi oleh warga negara asing. 

Hingga saat ini, belum ada kelompok yang mengeklaim bertanggung jawab atas pengeboman di masjid Syiah tersebut.

Kelompok minoritas Syiah di Pakistan, negara dengan penduduk mayoritas Sunni sebanyak 241 juta jiwa, kerap menjadi sasaran kekerasan sektarian. 

Kelompok militan seperti Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) sering kali menjadi aktor di balik serangan-serangan serupa karena memandang kelompok minoritas tersebut sebagai target ideologis mereka.

Sumber: Reuterssinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: