Pakistan Jadi Mediator, AS dan Iran Gelar Negosiasi Damai di Islamabad

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 11 April 2026 | 14:20 WIB
Ilustrasi gencatan senjata antara Amerika Serikat-Iran. (Foto/Gemini AI)
Ilustrasi gencatan senjata antara Amerika Serikat-Iran. (Foto/Gemini AI)

BeritaNasional.com - Duta Besar Pakistan untuk Amerika Serikat, Rizwan Saeed Sheikh, menyampaikan bahwa tim negosiasi telah berada di lapangan atau tengah menuju Islamabad untuk mengikuti perundingan perdamaian penting antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini.

Berbicara dalam program Meet the Press NOW dikutip dari NBC News, Sabtu (11/4/2026), Sheikh mengungkapkan harapannya agar pembicaraan tersebut dapat menjadi momentum terpadu untuk mengakhiri konflik dan menyelesaikan berbagai persoalan di antara kedua negara.

Menanggapi ancaman Presiden Donald Trump yang menyatakan kemungkinan akan kembali menyerang Iran jika kesepakatan tidak tercapai, Sheikh menekankan pentingnya keberhasilan diplomasi.

“Jika kita menyelesaikan ini dengan benar, saya pikir kita tidak perlu pergi ke tempat lain,” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa negosiasi ini dapat menjadi kesempatan untuk menjawab pertanyaan terkait apakah Lebanon perlu dimasukkan dalam cakupan gencatan senjata yang sedang berlangsung. Sebelumnya, Perdana Menteri Pakistan sempat menyatakan hal tersebut, namun Israel memperlakukannya secara terpisah dan tetap melanjutkan serangan terhadap militan Hizbullah yang didukung Iran di wilayah tersebut.

Sheikh menambahkan bahwa Pakistan, melalui perannya sebagai mediator, siap menjadi tempat untuk “menyelesaikan” berbagai perselisihan lain antara pihak-pihak yang terlibat konflik.

Ia menegaskan bahwa negaranya akan memberikan nasihat jika diminta, namun keputusan akhir tetap berada di tangan Amerika Serikat dan Iran untuk menemukan solusi terbaik.

Sumber: NBC Newssinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: