Imbas Konflik Timur Tengah, Harga Kedelai Meroket

Oleh: Oke Atmaja
Sabtu, 11 April 2026 | 14:45 WIB
Pekerja menata tahu di salah satu sentra produsen tahu di Kawasan Mampang, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).  (Beritanasional.com/Oke Atmaja) Pekerja menata tahu di salah satu sentra produsen tahu di Kawasan Mampang, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).  (Beritanasional.com/Oke Atmaja) Pekerja menata tahu di salah satu sentra produsen tahu di Kawasan Mampang, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).  (Beritanasional.com/Oke Atmaja) Pekerja menata tahu di salah satu sentra produsen tahu di Kawasan Mampang, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).  (Beritanasional.com/Oke Atmaja) Pekerja menata tahu di salah satu sentra produsen tahu di Kawasan Mampang, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).  (Beritanasional.com/Oke Atmaja) Pekerja menata tahu di salah satu sentra produsen tahu di Kawasan Mampang, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).  (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Pekerja menata tahu di salah satu sentra produsen tahu di Kawasan Mampang, Jakarta, Sabtu (11/4/2026). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com -  Pekerja menata tahu di salah satu sentra produsen tahu di Kawasan Mampang, Jakarta, Sabtu (11/4/2026). Semenjak konflik di Negara Timur Tengah merebak, harga kedelai impor mengalami fluktuatif. Harga kedelai 2026 sempat menyentuh harga Rp11.650 per kilogram (kg). Terakhir, harga kedelai turun ke harga Rp10.950 per kilogram. 
(Beritanasional.com/Oke Atmaja)
 sinpo

Editor: Oke Atmaja
Komentar: