Jenazah 8 Korban Helikopter Airbus H130 yang Jatuh di Sekandau Diserahkan ke Keluarga

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 17 April 2026 | 15:18 WIB
Tim SAR Gabungan telah berhasil menemukan lokasi jatuhnya helikopter tipe Airbus Helicopters EC130 T2. (Foto/Basarnas)
Tim SAR Gabungan telah berhasil menemukan lokasi jatuhnya helikopter tipe Airbus Helicopters EC130 T2. (Foto/Basarnas)

BeritaNasional.com - Basarnas mengonfirmasi bahwa seluruh jenazah korban helikopter Airbus H130 PK-CFX yang jatuh di wilayah hutan Sekandau, Kalimantan Barat (Kalbar), sudah berhasil dievakuasi, diidentifikasi dan mulai diserahkan kepada pihak keluarga.

"Betul, saat ini sedang dalam proses penyerahan kepada pihak keluarga," kata Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Edy pun mengungkapkan bahwa terdapat satu warga negara asing (WNA) asal Malaysia dari delapan korban kecelakaan itu.

Sebelumnya, Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Noer Isrodin mengonfirmasi bahwa delapan orang di dalam helikopter tersebut terdiri atas, dua kru dan enam penumpang. Semuanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Seluruh korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Pontianak untuk proses identifikasi.

"Semua meninggal dunia. Total person on board delapan orang, terdiri atas kru dua orang dan penumpang enam orang," kata dia.

Berdasarkan laporan Kantor SAR Pontianak, proses evakuasi dilakukan secara bertahap karena lokasi jatuhnya pesawat berada di hutan wilayah Kabupaten Sanggau, Kalbar.

Tim SAR gabungan berhasil mengangkat seluruh korban dari puing helikopter pada Kamis (16/4/2026) pukul 22.00 WIB dan dilanjutkan dengan penurunan jenazah menuju Posko Lapangan yang rampung pada Jumat pukul 05.00 WIB.

Delapan jenazah tersebut kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju Yonif 642/Kapuas Sanggau sebelum akhirnya dievakuasi menggunakan helikopter menuju Pontianak guna mempercepat proses penanganan medis dan identifikasi.

Helikopter PK-CFX tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada Kamis (16/4) pagi saat terbang dari Kabupaten Melawi menuju Kabupaten Kubu Raya.

Berdasarkan laporan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), korban jiwa dalam kecelakaan ini diidentifikasi sebagai Capt. Marindra W (Pilot), Harun Arasyd seorang teknisi, serta enam penumpang yakni Patrick, Victor, Charles, Joko, Fauzie, dan Sugito.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: