Golkar Minta Kasus Penikaman Kader di Maluku Tenggara Diusut Tuntas

Oleh: Ahda Bayhaqi
Senin, 20 April 2026 | 18:13 WIB
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. (BeritaNasional/Ahda)
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. (BeritaNasional/Ahda)

BeritaNasional.com - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyampaikan duka cita atas meninggalnya Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, yang tewas ditikam. Bahlil memerintahkan Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji untuk mengawal kasus ini sampai tuntas.

"Ya, kami turut berduka atas meninggalnya Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara. Saudara saya, Pak Nus. Dan semoga diterima di sisi Allah SWT," ujar Bahlil di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/4/2026).

"Dan DPP Golkar sudah saya minta kepada Sekjen untuk mendampingi dalam rangka mengawal proses sampai tuntas," tegasnya.

Golkar menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum. Bahlil meminta agar kasus tersebut dapat diselesaikan secara tuntas.

"Kita serahkan kepada aparat penegak hukum, tapi DPP Golkar telah meminta agar ini diusut secara tuntas dan diselesaikan secara seksama," tegasnya.

Sementara itu, Waketum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia berharap kasus ini tidak berkaitan dengan urusan partai.

"Saya berharap ini tidak ada kaitannya dengan urusan politik, apalagi Golkar ya. Dan kalau ini pun urusannya pribadi, saya berharap pihak keluarga juga tidak meresponsnya dengan pendekatan yang sama. Sebaiknya kita serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjutinya. Dan Alhamdulillah pelakunya sudah ditangkap," ujarnya.

Doli meminta seluruh kader Golkar, khususnya di Maluku Tenggara, untuk mengendalikan diri dan tidak terpancing emosi.

"Saya berharap kepada seluruh jajaran Partai Golkar, terutama di Maluku Tenggara, dapat tetap mengendalikan diri, jangan terpancing emosi, dan ikut mendinginkan situasi, sambil mengawal agar proses hukum dapat berjalan dengan sebaik-baiknya," tegasnya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: