WNA Asal Inggris Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Depok
BeritaNasional.com - Seorang laki-laki negara asing (WNA) asal Inggris inisial DJR (53) ditemukan meninggal dunia saat yang bersangkutan berada di ruang detensi Kantor Imigrasi Depok, Jawa Barat (Jabar).
Adapun DJR sebelumnya berada di Sekolah Sejahtera Pancoran Mas Kota Depok hingga akhirnya dibawa petugas untuk dilakukan pemeriksaan izin tinggal sekira pukul 14.00 WIB pada Senin (20/4/2026) lalu.
“Diduga melakukan *Penyalahgunaan Izin Tinggal. Lalu sekira pukul 17.00 Wib DJR dimasukkan kedalam ruang tahanan kantor imigrasi,” kata Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi dalam keteranganya, Kamis (23/4/2025).
Esok harinya, petugas imigrasi sempat tidak melihat DJR sekira pukul 15.20 WIB di ruangan. Lalu, petugas segera mencari hingga menemukan pintu kamar mandi terkunci dari dalam, setelah didobrak DJR sudah ditemukan tewas gantung diri menggunakan kaosnya.
“Korban berada di dalam kamar mandi dengan keadaan gantung diri dengan posisi kaki kebelakang dan badan condong kedepan. Kemudian petugas imigrasi melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Depok untuk di tindak lanjuti,” jelasnya.
Sementara dari hasil pemeriksaan saksi-saksi di lokasi, diduga DJR telah mengalami kondisi tekanan psikologis yang membuatnya nekat gantung diri. Sebab, dari tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
“Menurut keterangan dari petugas imigrasi bahwa DUNCAN JAMES RANCE sudah terlihat stress. Setelah dilakukan pengecekan oleh Tim Identifikasi Polres Metro Depok tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” tuturnya.
Sementara untuk jasad DJR saat ini telah dibawa ke rumah sakit (RS) Polri Kramatjati untuk dilakukan visum lanjutan. Sedangkan, dari imigrasi telah berkoordinasi dengan perwakilan pemerintah Inggris dan keluarga korban untuk kepentingan pemulasaraan.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu






