PAN Usul RUU Pemilu Jadi Usul Inisiatif Pemerintah
BeritaNasional.com - Partai Amanat Nasional (PAN) mengusulkan agar RUU Pemilu menjadi RUU usul inisiatif pemerintah. Menurut Wakil Ketua Umum PAN Saleh Daulay, jika RUU Pemilu menjadi inisiatif pemerintah maka pergelutan pikiran dan agenda partai politik bisa dihindari di awal pembahasan. Jika ada perbedaan dapat diakumulasikan pada pembahasan daftar Inventarisasi masalah (DIM).
Selain itu, tema pembahasan yang luas dan waktu yang tersisa cukup sempit, menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan agar RUU Pemilu menjadi inisiatif DPR.
"Seingat saya, RUU Pemilu itu selalu atas inisiatif pemerintah. Kalau memang mau dibahas, untuk yang sekarang pun saya usul untuk diambil oleh pemerintah. Tinggal dibahas lagi di baleg agar pembahasan bisa segera dimulai," ujar Saleh dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026).
RUU Pemilu memilki banyak tema dan topik yang harus dibahas. Saat ini, belum ada pembahasan formal RUU di DPR, baru di internal partai.
"RUU pemilu itu sangat penting. Masing-masing partai punya kepentingan. Mulai dari tahapan pembentukan penyelenggara, sampai pada penghitungan dan penetapan hasil. Tidak mudah membicarakannya," jelas Saleh.
Sementara pembahasan informal antar-partai sudah dilakukan untuk memetakan isu-isu krusial. Termasuk mencari jalan keluar dan alternatif lain jika ada kebuntuan.
Saleh mengingatkan, RUU Pemilu harus melibatkan semua pihak dalam proses pembahasannya. RUU Pemilu juga harus mengakomodir seluas mungkin kepentingan partai politik, pemerintah dan masyarakat.
"Semua harus dilibatkan. Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ormas, perguruan tinggi, dan seluruh elemen yang terkait. Inilah yang dimaksud dengan meaningful participation. Tidak boleh ada yang tertinggal dan ditinggalkan," tandas Saleh.
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 21 jam yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







