Operasional Stasiun Bekasi Timur, KAI Masih Cek Sistem Keseluruhan

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 28 April 2026 | 12:19 WIB
Stasiun Bekasi Timur pasca kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek, Selasa (28/4/2026). (BeritaNasional/Bachtiar)
Stasiun Bekasi Timur pasca kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek, Selasa (28/4/2026). (BeritaNasional/Bachtiar)

BeritaNasional.com - Direktur Utama (Dirut) PT. Kereta Api İndonesia (KAI) Bobby Rasyidin menyampaikan, diperkirakan ada beberapa perjalanan kereta terganggu imbas penonaktifan sementara stasiun Bekasi Timur. KAI juga masih mengecek satu per satu sistem sebelum stasiun dioperasikan kembali.

Adapun penonaktifan sementara ini dilakukan, imbas proses evakuasi penanganan kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek menabrak rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin (27/4/2026) malam.

“Masih ada gangguan karena kita masih pakai jalur hilir untuk ganti-gantian,” kata Bobby kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Bobby menyebut, diperkirakan ada 25 perjalanan kereta yang terganggu sampai saat ini. Karena, kondisi jalur kereta yang masih dalam perbaikan, dan belum mengadopsi konsep double-double track (DDT).

“Karena kan kita tahu juga bahwa dari Bekasi-Bekasi Timur ini hanya double track, belum double-double track. (Terganggu) 25 kereta,” ujarnya.

Sementara terkait waktu penonaktifan sementara stasiun Bekasi Timur, lanjut Bobby, diberlakukan hingga kondisi bisa kembali berjalan normal. Karena dikhawatirkan kondisi rel ikut terdampak akibat kecelakaan yang terjadi.

“Seperti yang saya sampaikan tadi kita evaluasi, kita cek satu per satu komponennya, kita cek satu per satu sistemnya ya. Segera jika semua sudah comply dengan aturan dengan UIC standar kita akan jalankan,” jelasnya.

Adapun untuk perkembangan terkini, khusus operasi SAR Gabungan telah dihentikan setelah petugas berhasil mengevakuasi total 14 korban jiwa dari kecelakaan ini, dan 84 korban luka yang menjalani perawatan di beberapa rumah sakit.

Sebagai informasi, kecelakaan ini turut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek yang menabrak rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. Tabrakan terjadi, sesaat KRL sedang menunggu rangkaian taksi listrikyang tertemper KRL lain dari arah Cikarang-Jakarta, Senin (27/4/2026) malam.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: