DPR Desak Kejelasan Penyebab Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
BeritaNasional.com - Anggota Komisi V DPR RI Mori Hanafi mengkritik lambannya pengungkapan penyebab kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Sebagai informasi, insiden tersebut menewaskan 16 orang perempuan serta menyebabkan puluhan penumpang luka-luka.
Mori menilai penyebab kecelakaan seharusnya sudah dapat disimpulkan karena bukan termasuk kasus yang rumit untuk diinvestigasi.
Ia mempertanyakan alasan pemerintah yang menyebut proses penyelidikan masih berjalan.
“Saya yakin kalau saya tanya sama Kepala Basarnas sekarang sudah tahu (penyebab kecelakaannya),” ujar Mori dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (16/5/2026).
“Itu ada Kepala KNKT-nya sudah tahu apa sebabnya. Kalau alasan yang disampaikan adalah karena masih dalam proses penyidikan, buat saya secara penyidikan ini tidak masuk akal,” tambahnya.
Politisi Fraksi Partai NasDem itu menilai lambannya penyampaian hasil investigasi justru menimbulkan ketidakjelasan di tengah masyarakat terkait evaluasi keselamatan transportasi nasional.
“Kecelakaan kereta di Bekasi itu tidak pelik, sederhana. Kok bisa dibilang belum bisa menyimpulkan apa sebabnya? Sudah berapa lama itu? Di sisi lain tiba-tiba alasan kesehatan. Ini mana yang tepat?” ujarnya.
Selain kecelakaan kereta di Bekasi, Mori juga menyoroti rentetan insiden transportasi lain yang terjadi dalam waktu berdekatan, termasuk kecelakaan bus ALS yang menewaskan 16 orang.
“Saya terus terang kecewa. Ini yang punya kan Menteri Perhubungan. Apalagi persoalannya, seminggu setelah itu ada kecelakaan lagi, kereta lagi. Belum bicara tabrakan bus ALS, 16 orang meninggal,” katanya.
Mori menegaskan pemerintah harus memperkuat pengawasan dan evaluasi keselamatan transportasi, serta memastikan setiap investigasi kecelakaan dilakukan secara transparan agar tragedi serupa tidak kembali terulang.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 18 jam yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu





