Menko AHY Sebut Evakuasi Sisa Gerbong KRL Wanita Ringsek di Stasiun Bekasi Timur Selesai Sore Ini

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 28 April 2026 | 14:57 WIB
Gerbong KRL khusus wanita yang ringsek akibat ditabrak KA Agro Bromo Anggrek. (BeritaNasional/Bachtiarudin)
Gerbong KRL khusus wanita yang ringsek akibat ditabrak KA Agro Bromo Anggrek. (BeritaNasional/Bachtiarudin)

BeritaNasional.com -  Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah selesai meninjau penanganan dari sisa-sisa kecelakaan maut KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Menurut AHY, berdasarkan data terbaru perkembangan dari PT KAI dimungkinkan evakuasi sisa gerbong wanita yang ringsek setelah dihantam lokomotif KA Argo Bromo Anggrek selesai pada sore hari ini. 

“Tadi saya lihat di bawah memang masih diupayakan agar sore ini benar-benar bisa diangkat atau diangkut dari rel kereta, yaitu gerbong yang khusus wanita KRL saat ini sekali lagi masih dalam proses evakuasi atau recovery,” kata AHY kepada wartawan di stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

AHY menjelaskan proses evakuasi rangkaian gerbong khusus wanita ini dilakukan, setelah proses Operasi SAR Gabungan rampung dilakukan dengan total korban yang dievakuasi 15 korban meninggal dunia dan 88 korban luka-luka.

“Jadi tahapan pertama itu, evakuasi para penumpang. Dan yang kedua adalah proses recovery dari gerbong kereta yang mengalami tabrakan,” jelasnya.

“Nah, jika ini sudah bisa dituntaskan, maka sebetulnya tahapan berikutnya adalah normalisasi rute kereta KRL dan semua yang terdampak akibat insiden tadi malam,” tambah AHY.

Selain itu, AHY juga menyampaikan dari hasil koordinasi, PT. KAI juga masih memastikan kondisi jalur bisa kembali normal. Lewat pengecekan secara menyeluruh, guna mencegah terjadinya gangguan setelah gerbong KRL bisa dievakuasi.

“Menurut penjelasan dari KAI tadi perlu ada pengecekan lagi terkait dengan listrik atas, aliran atas, listrik aliran atas. Ini juga harus dipastikan bisa beroperasi secara normal kembali.

AHY pun menyampaikan dari seluruh kesiapan semua pihak terkait, khususnya KAI dalam melakukan perbaikan. Diharapkan kondisi perlintasan rel kereta yang melalui Stasiun Bekasi Timur sudah kembali normal pada malam nanti 

“Tadi saya lihat sudah banyak sekali petugas KAI yang siap melakukan atau sedang melakukan proses recovery ini dan mudah-mudahan sore ini, malam ini sudah bisa normal kembali,” tukasnya.

Pantauan beritanasional.com sekira pukul 14.50 WIB, rangkaian gerbong KRL khusus wanita masih terlihat di rel Stasiun Bekasi Kota. Meski begitu, sejumlah alat berat telah disiapkan untuk mengangkut gerbong tersebut.

Sebelumnya, berdasarkan informasi dihimpun kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL rute Jakarta- Cikarang terjadi sesaat taksi listrik hijau' mogok hingga tertemper KRL lain di perlintasan rel Cikarang-Jakarta.

Saat itu KRL dari rute Jakarta-Cikarang sedang di peron Stasiun Bekasi Timur menunggu proses evakuasi taksi listrik hijau' yang mogok. Tiba-tiba dari arah belakang, melaju KA Argo Bromo Anggrek menabrak gerbong belakang KRL.

Dampak dari kecelakaan itu, total 14 penumpang yang seluruhnya perempuan di gerbong khusus meninggal dunia. Sementara 84 korban luka lainnya telah berhasil dievakuasi untuk mendapat perawatan medis di rumah sakit.

Karena seluruh korban telah selesai dievakuasi, Operasi SAR Gabungan pun dinyatakan selesai. Lokomotif KA Argo Bromo Anggrek pun telah berhasil dilepas dari gerbong KRL untuk dipindahkan dari stasiun Bekasi Timur.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: