OnePlus dan Realme Dikabarkan Merger, Ini Detailnya

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 30 April 2026 | 21:07 WIB
realme 16 Pro Series 5G segera meluncur ke pasar. (Foto/doc. realme)
realme 16 Pro Series 5G segera meluncur ke pasar. (Foto/doc. realme)

BeritaNasional.com - Kabar mengejutkan datang dari industri smartphone China. Dua merek populer, OnePlus dan Realme, disebut-sebut akan bergabung dalam satu struktur bisnis yang sama setelah melalui pertimbangan internal.

Informasi ini pertama kali muncul dari laporan tipster Digital Chat Station yang menyebut bahwa kedua brand kini berada di bawah satu arahan manajemen terpusat.

Dalam skema baru yang beredar, president OnePlus China, Li Jie dikabarkan akan memimpin entitas gabungan tersebut dan melapor langsung ke Pete Lau (Liu Zuohu). Sementara itu, mantan VP Realme, Wang Wei, disebut akan menempati posisi wakil manajer umum.

Meski berada dalam satu payung organisasi, OnePlus dan realme tetap akan mempertahankan identitas masing-masing sebagai brand independen di pasar.

Pengembangan Produk Akan Digabung

Jika benar terealisasi, merger ini akan membuat kedua perusahaan berbagi banyak aspek penting, mulai dari riset dan pengembangan produk, strategi peluncuran perangkat, hingga roadmap perangkat.

Tidak hanya itu, sistem operasi, layanan purna jual, hingga strategi pemasaran juga akan berada di bawah satu unit bisnis yang sama.

Langkah ini dinilai dapat mempercepat inovasi sekaligus mengurangi tumpang tindih produk di pasar global yang semakin kompetitif.

Hingga saat ini, baik OnePlus maupun realme belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar tersebut.

Namun, rumor ini langsung menjadi sorotan karena kedua brand selama ini dikenal memiliki strategi agresif di segmen smartphone menengah hingga flagship killer.

Jika merger ini benar terjadi, pasar smartphone global berpotensi mengalami perubahan signifikan, terutama di segmen mid-range dan flagship terjangkau yang selama ini dikuasai kedua brand tersebut.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: