KDMP Tekan Ketergantungan Masyarakat pada Rentenir, Ini Caranya

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00 WIB
Ilustrasi Kopdes Merah Putih. (Foto/Ist)
Ilustrasi Kopdes Merah Putih. (Foto/Ist)

BeritaNasional.com - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyatakan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) punya peluang mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rentenir dan tengkulak. Namun ini bisa terjadi asal KDMP bisa menyediakan layanan pembiayaan yang gampang diakses.

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef M. Rizal Taufikurahman mengatakan, masyarakat banyak yang bergantung kepada rentenir dan tengkulak tidak hanya karena butuh modal saja. Tapi mereka juga merasa kesulitan mendapat akses terhadap layanan keuangan.

Ia mengatakan, tantangan dan kesulitan semacam itu masih banyak ditemui di daerah desa-desa.

Rizal mengatakan, saat ini indeks inklusi keuangan Indonesia sekitar 76 persen. Namun sejatinya tingkat literasi keuangan masih berada di kisaran 66 persen. Hal ini merupakan bentuk dari kesenjangan dalam akses dan pemanfaatan layanan keuangan formal.

Guna mengatasi masalah tersebut, pemerintah sudah menyiapkan KDMP. Salah satu unit KDMP yakni lembaga keuangan ultramikro dengan skema pembiayaan berbunga rendah.

Kehadiran layanan KDMP ini diharapkan bisa jadi penolong bagi masyarakat supaya tidak terjerat rentenir maupun pinjol.

"KDMP berpotensi jadi alternatif rentenir, namun memang tak otomatis menggantikannya," kata Rizal.

Menurutnya, selama KDMP belum bisa memberikan pinjaman yang cepat, mudah, dan fleksibel, rentenir tetap jadi pihak yang paling bisa menawarkan kecepatan dan kemudahan. Akibatnya rentenir masih tetap ada.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: