China Setop Izin Robotaxi Tanpa Sopir Usai Gangguan Lalu Lintas di Wuhan
BeritaNasional.com - Perkembangan teknologi kendaraan otonom di Tiongkok menghadapi ujian serius setelah insiden yang melibatkan ratusan robotaxi milik Baidu. Pemerintah setempat dilaporkan menghentikan sementara penerbitan lisensi baru untuk layanan robotaxi menyusul gangguan operasional yang terjadi di Wuhan pada akhir Maret 2026.
Dilansir dari Carcoops, Selasa (5/5/2026) insiden tersebut terjadi pada 31 Maret, ketika sekitar 200 unit robotaxi dari program Apollo Go tiba-tiba berhenti di tengah lalu lintas. Kejadian itu memicu kemacetan parah dan sejumlah tabrakan ringan, serta membuat penumpang terjebak di dalam kendaraan. Meski demikian, tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut. Sumber internal menyebutkan bahwa penghentian kendaraan dilakukan atas instruksi teknis untuk mengumpulkan data di lokasi.
Pasca insiden, sejumlah kementerian di Tiongkok, termasuk Kementerian Perhubungan dan Kementerian Keamanan Publik, menggelar pertemuan dengan delapan perusahaan pengembang kendaraan otonom terbesar. Pemerintah meminta seluruh operator melakukan inspeksi mandiri secara menyeluruh guna memastikan keamanan sistem sebelum ekspansi lebih lanjut.
Meski penghentian lisensi baru diberlakukan, operator yang telah mengantongi izin tetap dapat melanjutkan layanan. Salah satunya adalah Pony.ai yang masih mengoperasikan robotaxi di sejumlah kota besar seperti Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Shenzhen.
Secara regulasi, pengembangan kendaraan otonom di Tiongkok selama ini tergolong fleksibel, dengan pemerintah pusat memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mengatur implementasinya. Hal ini menyebabkan perbedaan kebijakan antarwilayah dalam pengujian dan operasional robotaxi.
Hingga tahun lalu, tercatat sekitar 4.500 robotaxi telah beroperasi di zona uji coba yang tersebar di 10 kota. Sejumlah analis memproyeksikan jumlah tersebut dapat melonjak hingga 500.000 unit pada 2030, atau setara dengan 10 persen dari total armada taksi nasional. Pemerintah Tiongkok disebut tengah menyiapkan kebijakan nasional baru guna mencegah insiden serupa, yang diperkirakan akan dirilis dalam waktu dekat.
Sumber: Carcoops.com
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu






