Waketum PSI Bro Ron dan Pelaku Pemukulan Sepakat Damai
BeritaNasional.com - Kasus dugaan pemukulan dialami Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald A. Sinaga alias Bro Ron yang berujung saling lapor dengan terduga pelaku berakhir damai.
Kesepakatan damai lewat mekanisme restorative justice hasil mediasi kepolisian telah menemukan titik kesepakatan untuk kasus diselesaikan secara kekeluargaan dengan masing-masing pihak telah saling memaafkan dan mengakui kesalahan.
"Bahwa pada sore hari ini kedua belah pihak telah mengajukan proses penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice," kata Kapolsek Metro Menteng AKPV Braiel Arnold Rondonuwu pada Kamis (7/5/2026).
Dengan begitu, Braiel menyampaikan proses hukum tidak lagi dilanjutkan. Sebab, kedua kubu sepakat berdamai usai insiden yang sempat memicu ketegangan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
"Dengan dasar bahwa kedua belah pihak telah saling memaafkan dan mengakui saling mengakui kesalahan dan saling memaafkan," ujarnya.
"Selanjutnya terhadap proses hukum dari laporan polisi kedua belah pihak akan kami selesaikan, akan kami tuntaskan melalui tata cara prosedur mekanisme penyelesaian perkara restorative justice," sambung dia.
Lapor Balik
Sebelumnya, kasus pemukulan terhadap Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald A. Sinaga alias Bro Ron di kawasan Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus), berbuntut laporan balik dari terduga pelaku.
Laporan tersebut sebagaimana terdaftar nomor LP/B/34/V2026/SPKT/Polsek Metro Menteng tanggal 4 Mei 2026 atas nama pelapor M. Rijal Berhet dengan terlapor Ronald A Sinaga terkait dugaan penganiayaan sesuai Pasal 466 KUHP.
“Betul, Bang saya melaporkan balik yang bersangkutan,” kata Rijal saat dikonfirmasi pada Rabu (6/5/2026).
Rijal yang merupakan pelaku pemukulan yang videonya sempat viral itu mendalilkan laporan balik ini dilayangkan. Dia juga merasa menjadi korban atas penganiayaan dan tindakan rasis yang dilontarkan Bro Ron.
“Laporan terkait dengan pemukulan dan pengeroyokan disertai dengan makian yang tidak pantas. ‘Kamu anjing siapa, kamu budak siapa, kamu babu, boneka dasar ********* itu’,” kata Rijal sambil tirukan kalimat rasis yang dilontarkan Bro Ron.
Penjelasan Bro Ron
Sementara itu, Bro Ron menjelaskan kehadirannya dalam audiensi karena mendampingi karyawan PT. SKS sekaligus memenuhi permintaan dari pihak MPP untuk membantu mediasi persoalan gaji karyawan.
“Saya menemani karyawan PT.SKS atas permintaan mereka (Kebetulan mantan klien di firma hukum saya sebelumnya, Sabat Law Firm) untuk beraudiensi ke kantor firma hukum Michael, Putra & Partners,” tuturnya.
“Kenapa ajak saya? Karena pimpinan kantor hukum Michael, Putra & Partners (MPP) ini adalah mantan partner saya tahun lalu dan saya diminta bantu mediasi,” tambah dia.
Namun, seiring mediasi yang berjalan, Bro Ron mengaku ada tiga orang tidak dikenal datang sekira pukul 18.00 WIB.
Mereka mengaku sebagai pengamanan kantor dan meminta seluruh pihak keluarga dari gedung.
Karena tindakan tiga orang tidak dikenal itu sempat membuat situasi tidak kondusif sehingga petugas membawa mereka keluar gedung. Namun, mereka kembali naik ke lantai empat Kantor MPP dan membuat keributan.
“Cekcok sekitar 10 detik setelah mereka muncul dari tangga, terjadilah pemukulan seperti di video. Kesimpulan, setelah dikawal oleh anggota Polsek turun ke bawah, mereka sengaja naik kembali untuk membuat onar. Di depan anggota Polsek Menteng dan Babinsa, mereka berani melakukan kekerasan,” tegasnya.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







