Negara ASEAN Sepakati Penyelesaian Perundingan DEFA

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Jumat, 08 Mei 2026 | 09:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto hadiri ASEAN AEC di Filipina (BeritaNasional/Setpres)
Presiden Prabowo Subianto dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto hadiri ASEAN AEC di Filipina (BeritaNasional/Setpres)

BeritaNasional.com -  Negara anggota ASEAN menyepakati penyelesaian perundingan ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA) dalam pertemuan the ASEAN Economic Community (AEC) Council (AECC Meeting) ke-27 di Cebu Filipina.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerangkan dari kesepakatan tersebut, kerangka perjanjian ekonomi digital regional ditargetkan ditandatangani, November 2026.

“Seluruh negara anggota ASEAN berkomitmen untuk menyelesaikan semua substansi perundingan pada Putaran ke-21 (final) di bulan Mei 2026, berdasarkan kesepakatan AECC di Cebu ini. Target tegas kita, penandatanganan perjanjian DEFA harus dapat dilaksanakan pada bulan November tahun ini (KTT ASEAN), setelah melalui proses legal scrubbing dan konsultasi domestik di masing-masing negara,” ujarnya kemarin di Jakarta.  

Ia juga menjelaskan perkembangan ekonomi digital kini yang sangat dinamis harus ditanggapi dengan bijaksana oleh ASEAN.

“Walaupun DEFA text belum sempurna, namun harus segera diselesaikan sambil dilakukan review berkala sesuai dengan perkembangan dinamika ekonomi digital,” tuturnya.

Pascapenandatanganan, proses ratifikasi oleh masing-masing negara anggota ASEAN ditargetkan selesai dalam waktu 180 hari. Hal ini mencerminkan urgensi dan komitmen kolektif untuk segera merealisasikan manfaat DEFA bagi kawasan.

Bagi Indonesia, DEFA sejalan dengan pelaksanaan Strategi Nasional Ekonomi Digital 2030 serta menundukung aksesi OECD yang mencakup penguatan infrastruktur digital, pengembangan SDM digital, transformasi UMKM, serta penguatan regulasi keamanan siber.

Melalui DEFA, Indonesia dapat memperkuat kebijakan berdasarkan praktik internasional, menarik investasi di sektor teknologi tinggi, memperkuat kedaulatan data nasional, dan membangun ekosistem digital yang inklusif serta berdaya saing, termasuk bagi UMKM.

ASEAN mengambil langkah besar melalui inisiatif ASEAN DEFA yang diinisiasi pada saat Keketuaan Indonesia tahun 2023 lalu. (Antara)

 

 

 

 

 

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: