Laporan: 81 Persen Perusahaan Mulai Terapkan PC Berbasis AI untuk Produktivitas

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 09 Mei 2026 | 06:04 WIB
Acer Aspire C24A Series resmi meluncur ke pasar. (Foto/doc. Acer)
Acer Aspire C24A Series resmi meluncur ke pasar. (Foto/doc. Acer)

BeritaNasional.com - Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di lingkungan perusahaan kini mulai bergerak dari tahap eksperimen menuju implementasi skala besar.

Seiring berkembangnya kebutuhan workflow berbasis AI, banyak perusahaan mulai mengadopsi AI PC untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, hingga keamanan data.

Laporan terbaru IDC yang disponsori AMD mengungkap tren adopsi AI di sektor enterprise terus meningkat. Dari survei terhadap lebih dari 500 pengambil keputusan bisnis dan IT di Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Prancis, dan Jerman, sebanyak 81 persen organisasi disebut telah merencanakan, menguji, atau mulai menerapkan AI PC.

Perkembangan ini didorong oleh munculnya konsep agentic AI, yaitu sistem AI yang mampu bekerja secara otomatis, adaptif, dan real-time dalam membantu aktivitas kerja sehari-hari.

IDC mencatat sekitar 61 persen perusahaan kini mulai mengintegrasikan AI langsung ke dalam workflow bisnis mereka. Sementara 70 persen responden mengaku penggunaan AI PC membantu meningkatkan performa kerja dan mengurangi latensi.

Tidak hanya itu, 66 persen perusahaan juga melaporkan peningkatan produktivitas karyawan setelah menggunakan perangkat berbasis AI.

Di sisi lain, sekitar 58 persen responden menilai teknologi on-device AI atau pemrosesan AI langsung di perangkat mampu meningkatkan keamanan data perusahaan.

Tren ini membuat peran PC di lingkungan kerja ikut berubah. Jika sebelumnya hanya menjadi perangkat pendukung produktivitas, kini PC mulai berkembang menjadi pusat pemrosesan AI untuk mendukung analisis data, otomatisasi, hingga pengambilan keputusan secara lebih cepat.

AMD menilai kebutuhan terhadap perangkat AI-ready akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan, terutama saat perusahaan mulai menerapkan sistem AI yang lebih kontekstual dan responsif.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, AMD menghadirkan platform Ryzen AI PRO yang dirancang untuk mempercepat pemrosesan AI langsung di perangkat, sekaligus tetap mempertahankan keamanan dan pengelolaan sistem kelas enterprise.

IDC juga memperkirakan teknologi agentic AI akan mulai memengaruhi workflow karyawan dalam dua tahun mendatang. Karena itu, perusahaan yang mulai berinvestasi pada AI PC sejak sekarang dinilai akan lebih siap menghadapi fase baru transformasi digital berbasis AI.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: