Dukung Pendekatan Komprehensif Reforma Agraria, Aher: Dari Sertifikasi ke Pemberdayaan Ekonomi
BeritaNasional.com - Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS Ahmad Heryawan, mendukung langkah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang menegaskan program reforma agraria tidak hanya terbatas pada pemberian sertifikat tanah, tetapi juga mencakup penataan aset dan penataan akses untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, pendekatan tersebut merupakan langkah strategis dalam memastikan reforma agraria benar-benar memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat, bukan sekadar legalitas kepemilikan lahan.
“Reforma agraria harus dipahami sebagai proses menyeluruh. Sertifikat tanah yang diberikan adalah langkah awal, akan tetapi yang lebih penting adalah bagaimana tanah tersebut dapat dimanfaatkan secara produktif dan penuh tanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Lebih jauh, mantan Gubernur Jawa Barat menjelaskan penataan aset meliputi legalisasi dan redistribusi tanah, sementara penataan akses berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pendampingan usaha, akses permodalan, serta pemanfaatan teknologi tepat guna.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya edukasi dan pendampingan kepada masyarakat agar tidak terjebak dalam siklus kemiskinan setelah menerima sertifikat tanah akibat keterbatasan dalam pengelolaan aset.
“Tanpa pendampingan yang memadai, sertifikat tanah berpotensi tidak memberikan nilai tambah ekonomi. Bahkan, dalam beberapa kasus, justru bisa beralih kepemilikan karena tekanan ekonomi,” tegas Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI tersebut, Selasa (12/5/2026)
Terakhir ia mendorong pemerintah daerah untuk aktif memberikan pendampingan pascapenyerahan sertifikat kepada masyarakat.
Pendampingan tersebut mencakup penguatan kapasitas usaha, akses pembiayaan, serta pemanfaatan lahan sebagai jaminan modal yang produktif.
“Peran pemerintah daerah sangat penting dalam memastikan reforma agraria berjalan berkelanjutan. Tanah yang telah disertifikasi harus menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat. Kita berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat agar program reforma agraria dapat menjadi instrumen efektif dalam mengurangi ketimpangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas,” tukasnya. 
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu






