Rupiah Melemah, Ketua DPR Minta Pemerintah Ambil Langkah Antisipatif

Oleh: Ahda Bayhaqi
Selasa, 12 Mei 2026 | 13:05 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani. (BeritaNasional/Ahda)
Ketua DPR RI Puan Maharani. (BeritaNasional/Ahda)

BeritaNasional.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI meminta pemerintah mengambil langkah antisipatif terhadap pelemahan nilai tukar rupiah. Saat ini, tercatat nilai tukar rupiah mencapai angka Rp17.502 per dolar AS.

DPR mendorong pemerintah dan Bank Indonesia (BI) untuk mengambil langkah strategis agar ekonomi nasional tidak semakin tertekan.

"Ya, tentu saja kita akan meminta kepada pemerintah dan stakeholder yang ada untuk mengantisipasi hal tersebut," ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Puan mengatakan pengawasan isu nilai tukar akan menjadi agenda DPR dalam waktu dekat. Yakni, akan disinkronkan ketika pembahasan rancangan APBN 2027.

"Dan, pada sidang ke depan ini, DPR juga akan masuk pembahasan KEM-PPKF, yaitu APBN 2027. Karena itu, termasuk dalam mengantisipasi APBN dan fiskal yang akan datang," ucapnya.

Menurut Puan, pelemahan rupiah tidak bisa dilepaskan dari pengaruh kondisi geopolitik yang berdampak ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.

"Bagaimana dengan situasi global, ini kan juga bukan hanya Indonesia, ini terkait dengan situasi global. Apa yang akan dilakukan oleh pemerintah, termasuk dengan BI. Situasi ini jangan sampai pengaruhnya itu nantinya akan membuat Indonesia jadi terpuruk," ucapnya.

Puan meminta langkah antisipatif yang diambil pemerintah dilakukan secara berkelanjutan dan terencana untuk jangka panjang.

"Jadi harus diantisipasi sejak awal bukan hanya tahun ini tapi juga sampai tahun 2025. Cukup, makasih," tandasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: