Lawan Wabah Hantavirus, Uni Eropa Sigap Evakuasi Penumpang dan Kru Kapal Pesiar di Tenerife
BeritaNasional.com - Komisi Eropa mengambil langkah proaktif dalam memimpin koordinasi lintas negara untuk menangani wabah Hantavirus. Langkah ini diambil guna mendukung otoritas nasional sekaligus memastikan respons cepat terhadap ancaman kesehatan yang muncul di wilayah tersebut.
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) memberikan pernyataan bahwa risiko penularan bagi populasi umum di Eropa saat ini masih berada pada tingkat yang sangat rendah. Meski demikian, tindakan darurat tetap dijalankan untuk memitigasi segala kemungkinan.
Operasi Evakuasi MV Hondius
Sejak Spanyol mengaktifkan Mekanisme Perlindungan Sipil Uni Eropa pada 6 Mei 2026, Pusat Koordinasi Tanggap Darurat Uni Eropa langsung bergerak cepat. Fokus utama operasi ini adalah memfasilitasi evakuasi aman bagi para penumpang dan kru kapal pesiar MV Hondius yang tengah berlabuh di lepas pantai Tenerife.
Puncak operasi repatriasi terjadi pada akhir pekan lalu. Pada Minggu, lima penerbangan repatriasi berhasil dilakukan berkat kerja sama Prancis, Spanyol, Belanda, Yunani, dan Irlandia.
Pada Senin, penerbangan keenam sekaligus yang terakhir, dioperasikan oleh Belanda, telah bertolak meninggalkan lokasi.
Uni Eropa tidak main-main dalam menangani krisis ini. Selain mengevakuasi orang, Uni Eropa juga mengerahkan cadangan strategisnya, termasuk:
Pesawat Evakuasi Medis: Armada yang berbasis di Norwegia telah disiagakan di Tenerife.
Logistik & APD: Kapasitas transportasi tambahan serta peralatan pelindung diri siap diterjunkan sewaktu-waktu jika situasi memburuk.
Tenaga Ahli: Dua pakar dari Gugus Tugas Kesehatan Uni Eropa dikirim langsung ke atas kapal sebelum proses turunnya penumpang dimulai, didampingi petugas penghubung dari Pusat Koordinasi Tanggap Darurat.
Kerja Sama Global dan Ancaman Lintas Batas
Komisi Eropa menegaskan bahwa upaya ini merupakan hasil kolaborasi erat dengan negara-negara anggota, ECDC, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hingga mitra G7.
Komisaris Kesiapsiagaan dan Manajemen Krisis, Hadja Lahbib, menekankan pentingnya kekompakan antarnegara dalam menghadapi isu kesehatan global.
"Ancaman kesehatan tidak mengenal batas wilayah. Oleh karena itu, koordinasi yang solid sangat krusial untuk mencegah penyebaran yang lebih luas," tegas Lahbib.
Hingga saat ini, situasi di Tenerife terus dipantau secara ketat oleh tim ahli Uni Eropa untuk memastikan seluruh prosedur kesehatan internasional terpenuhi.
Sumber: Xinhua News
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu




