Keren, Sampah Sayur Diubah Jadi Pupuk Organik

Oleh: Oke Atmaja
Selasa, 12 Mei 2026 | 16:08 WIB
Petugas memasukan sampah organik ke dalam mesin pengolahan sampah di Pasar Area 7 Kramat Jati, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Beritanasional.com/Oke Atmaja) Petugas memasukan sampah organik ke dalam mesin pengolahan sampah di Pasar Area 7 Kramat Jati, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Beritanasional.com/Oke Atmaja) Petugas memasukan sampah organik ke dalam mesin pengolahan sampah di Pasar Area 7 Kramat Jati, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Beritanasional.com/Oke Atmaja) Petugas memasukan sampah organik ke dalam mesin pengolahan sampah di Pasar Area 7 Kramat Jati, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Beritanasional.com/Oke Atmaja) Petugas memasukan sampah organik ke dalam mesin pengolahan sampah di Pasar Area 7 Kramat Jati, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Beritanasional.com/Oke Atmaja) Petugas memasukan sampah organik ke dalam mesin pengolahan sampah di Pasar Area 7 Kramat Jati, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Petugas memasukan sampah organik ke dalam mesin pengolahan sampah di Pasar Area 7 Kramat Jati, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com -  Petugas memasukan sampah organik ke dalam mesin pengolahan sampah di Pasar Area 7 Kramat Jati, Jakarta, Selasa (12/5/2026). Pengolahan sampah organik dengan teknologi hidrotermal mengubah sampah menjadi dua macam pupuk yaitu pupuk cair dan Kompos ini, merupakan langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengimplementasikan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pemilahan Sampah di Jakarta, hal ini selain untuk mengurangi secara signifikan sumbangan sampah, karena sekitar 500 ton sampah per hari yang berasal dari 153 pasar kelolaan Pasar Jaya dikirim ke Bantar Gebang, juga sebagai Langkah jitu untuk mengubah pupuk konvensional menuju pupuk hijau (green fertilizer/sustainable fertilizer yang lebih kaya manfaat. (Beritanasional.com/Oke Atmaja)sinpo

Editor: Oke Atmaja
Komentar: