Waspada! Gelombang Setinggi 4 Meter Berpotensi Terjang Perairan Indonesia

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 13 Mei 2026 | 15:00 WIB
Gelombang Setinggi 4 Meter Berpotensi Terjang Perairan Indonesia. (BeritaNasional/Elvis)
Gelombang Setinggi 4 Meter Berpotensi Terjang Perairan Indonesia. (BeritaNasional/Elvis)

BeritaNasional.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada periode 13 hingga 16 Mei 2026. Masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca tersebut.

BMKG menyebut pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan 5 hingga 16 knot. Sementara di wilayah selatan Indonesia, angin bergerak dari Timur hingga Tenggara dengan kecepatan berkisar 6 hingga 25 knot.

“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Jawa, Selat Makassar bagian tengah dan Laut Arafuru,” demikian keterangan BMKG, dikutip Rabu (13/5/2026).

Kondisi tersebut memicu potensi gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah wilayah perairan, di antaranya Laut Jawa bagian tengah dan timur, Selat Makassar bagian selatan, Laut Flores, Laut Banda, Laut Maluku, hingga Samudra Pasifik utara Papua Barat dan Papua.

Selain itu, BMKG juga memperingatkan adanya potensi gelombang lebih tinggi, yakni mencapai 2,5 hingga 4 meter di sejumlah wilayah perairan lain.

Wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi tersebut meliputi Selat Malaka bagian utara serta Samudra Hindia barat Aceh, Kepulauan Nias, Kepulauan Mentawai, Bengkulu, Lampung, hingga perairan selatan Banten, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran,” tulis BMKG.

BMKG mengimbau nelayan dan operator transportasi laut untuk memperhatikan risiko pelayaran, terutama bagi perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal ferry.

BMKG menjelaskan perahu nelayan berisiko apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter. Sementara kapal tongkang berisiko saat angin mencapai 16 knot dan gelombang 1,5 meter, sedangkan kapal ferry perlu waspada jika angin mencapai 21 knot dengan tinggi gelombang hingga 2,5 meter.

“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” tutup BMKG.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: