BGN Suspend 1.738 Dapur MBG karena Tak Penuhi Standar Gizi
BeritaNasional.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara atau suspend 1.738 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga Selasa (12/5/2026). Suspend ini dilakukan karena tidak memenuhi standar dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"BGN melakukan inspeksi terhadap SPPG sebagai bentuk pengawasan tata kelola distribusi MBG. Berdasarkan data per 12 Mei 2026, terdapat 1.738 SPPG yang diberhentikan sementara atau suspend karena tidak memenuhi standar," kata Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari di Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Qodari menegaskan, seluruh SPPG wajib memenuhi standar kualitas makanan dan nilai gizi sesuai ketentuan pemerintah.
“Seluruh SPPG wajib mengacu pada Angka Kecukupan Gizi atau AKG harian sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019,” tegas Qodari.
Qodari pun menjelaskan, standar tersebut mencakup komposisi makanan pokok, sayuran, lauk-pauk, dan buah.
Selain itu, setiap SPPG diwajibkan melakukan pengecekan mutu makanan sebelum dikonsumsi penerima manfaat.
“Setiap SPPG juga wajib melakukan cek mutu secara fisik (warna, rasa, aroma, tekstur) atau uji organoleptik sebelum MBG dikonsumsi oleh penerima manfaat,” jelas Qodari.
Selain pengawasan langsung terhadap dapur MBG, pemerintah juga membuka kanal pengaduan publik melalui call center SAGI 127. Sepanjang 2026, jumlah aduan yang masuk tercatat mencapai 3.615 laporan.
“Pemerintah berkomitmen melaporkan perkembangan perbaikan tata kelola ini secara berkala kepada publik sebagai wujud akuntabilitas atas program yang dibiayai oleh anggaran negara,” tandasnya.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu






