Kodam Sriwijaya Usut Kasus Cekcok Berujung Prajurit Tembak Prajurit di Palembang

Oleh: Bachtiarudin Alam
Minggu, 17 Mei 2026 | 09:24 WIB
Ilustrasi baku tembak. (Foto/Freepik)
Ilustrasi baku tembak. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - TNI Angkatan Darat (AD) melalui Kodam II/Sriwijaya turun tangan mengusut kasus insiden cekcok berujung jatuhnya korban jiwa, yang melibatkan dua anggota TNI di sebuah cafe di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.

Akibat cekcok tersebut, satu orang anggota berinisial Pratu FAA tewas diduga tertembak oleh prajurit TNI lain. Kasus ini tengah didalami untuk dilakukan penyelidikan secara menyeluruh.

“Pangdam telah memerintahkan Asintel Kasdam II/Swj dan Danpomdam II/Swj untuk segera menangani di lapangan melalui penyelidikan mendalam,” kata Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf. TNI Yordania dalam keterangan tertulis dikutip Minggu (17/5/2026).

Yordania menyebut bahwa korban adalah Pratu FAA, personel Denkesyah Palembang yang meninggal dunia. Kasus ini masih dalam penanganan Denpom 2/IV Palembang dengan melakukan beberapa rangkaian penyelidikan.

Mulai dari pemeriksaan saksi-saksi di lokasi kejadian, pendalaman rekaman CCTV, pelaksanaan autopsi jenazah, pengumpulan barang bukti, hingga koordinasi dengan Polda Sumatera Selatan guna mendukung pengungkapan fakta secara objektif dan komprehensif.

“Agar tidak terjadi kesimpangsiuran pemberitaan maupun berkembangnya opini keliru di masyarakat,” terangnya.

Selain itu, Yordania menyampaikan, Kodam Sriwijaya telah memerintahkan seluruh Dansat jajaran untuk meningkatkan pengawasan dan pengendalian internal di satuan masing-masing guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari.

"Kodam II/Sriwijaya turut menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut serta mengimbau seluruh pihak untuk menunggu hasil resmi penyelidikan dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar situasi tetap kondusif,” imbuhnya.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: