Komdigi Blokir 3.000 Nomor Scam Call Modus Mengaku Anggota DPR

Oleh: Ahda Bayhaqi
Senin, 18 Mei 2026 | 15:24 WIB
Menkomdigi Meutya Hafid. (BeritaNasional/Elvis)
Menkomdigi Meutya Hafid. (BeritaNasional/Elvis)

BeritaNasional.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkap modus penipuan telepon (scam call) berpura-pura sebagai anggota DPR. Komdigi telah memblokir 3000 nomor HP terkait kasus scam call modus tersebut.

Penipu yang menggunakan modus ini berpura-pura sebagai anggota DPR dan meminta sumbangan kepada korbannya. Komdigi banyak menerima laporan aduan modus penipuan orang mengaku sebagai anggota DPR.

"Laporan aduan ini yang terkait dengan scam call. Banyak sekali laporan-laporan aduan nomor-nomor telepon, yang paling banyak ini mungkin yang juga paling banyak kena Bapak/Ibu anggota DPR. Jadi berpura-pura menjadi anggota DPR atau pejabat publik, kemudian minta sumbangan. Itu impersonation, ada 3.000 nomor telepon yang sudah kita block," ungkap Meutya saat rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Meutya juga mengungkap telah memblokir 2500 nomor telepon yang melakukan penipuan. Sementara ada 13.000 nomor telepon yang diblokir karena investasi online fiktif, judi online, jual beli online dan lainnya.

Menurut politikus Golkar ini, angka tersebut bisa lebih tinggi lagi jika masyarakat terbiasa melaporkan nomor telepon yang melakukan penipuan.

"Angka ini harusnya bisa lebih tinggi Bapak/Ibu, kalau memang masyarakat sudah terbiasa melapor ketika ada nomor-nomor telepon yang diduga akan menipu, itu silahkan langsung dilaporkan," kata Meutya.

Komdigi telah bekerjasama dengan operator selular dalam melakukan pemblokiran atau pemutusan akses.

"Supaya bisa kita lakukan pemblokiran atau pemutusan akses dari nomor tersebut bekerja sama dengan para operator seluler," katanya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: