Uzbekistan Bergabung NDB BRICS
BeritaNasional.com - Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev menandatangani undang-undang mengenai negara tersebut bergabung ke Bank Pembangunan Baru (NDB) BRICS, menurut dokumen yang dipublikasikan di situs basis data legislasi nasional negara itu pada Jumat.
"Bergabung dengan perjanjian mengenai Bank Pembangunan Baru (Fortaleza, 2 Juli 2014)," bunyi dokumen tersebut.
Fortaleza merujuk pada nama perjanjian yang menjadi dasar pembentukan NDB.
Pada April, majelis rendah parlemen Uzbekistan mengadopsi UU tentang aksesi ke NDB dan senat menyetujuinya.
Majelis rendah sebelumnya menyatakan dengan Uzbekistan gabung ke NDB, maka akan memberikan aliran investasi yang bersifat alternatif dan preferensial untuk memodernisasi ekonomi nasional.
Kementerian Investasi, Industri, dan Perdagangan Uzbekistan mengatakan pemerintah telah menyiapkan portofolio proyek senilai 4,5 miliar dolar AS (sekitar Rp79,7 triliun) untuk NDB.
Sektor utama proyek itu meliputi transportasi, energi, konstruksi, dan industri. Secara khusus, dana tersebut diharapkan dapat dihimpun untuk proyek pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) yang sedang dibangun di negara tersebut.
Uzbekistan menjadi negara mitra BRICS sejak 1 Januari 2025. Pada Juni 2025, biro pers Kantor Kepresidenan Ukraina melaporkan Dewan Gubernur NDB telah menyetujui prinsip bagi negara itu untuk bergabung dengan bank pembangunan blok tersebut.
Sumber: Antara

GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 21 jam yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu







