DPD RI Bersama PMKRI Soroti Dampak Sosial-Ekologis PSN di Tanah Papua

Oleh: Elvis Sendouw
Selasa, 26 Mei 2026 | 18:43 WIB
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Yorrys Raweyai hadiri diskusi publik tentang Proyek Strategis Nasional (PSN) di Tanah Papua di Jakarta. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Yorrys Raweyai hadiri diskusi publik tentang Proyek Strategis Nasional (PSN) di Tanah Papua di Jakarta. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Yorrys Raweyai hadiri diskusi publik tentang Proyek Strategis Nasional (PSN) di Tanah Papua di Jakarta. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Yorrys Raweyai hadiri diskusi publik tentang Proyek Strategis Nasional (PSN) di Tanah Papua di Jakarta. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Yorrys Raweyai hadiri diskusi publik tentang Proyek Strategis Nasional (PSN) di Tanah Papua di Jakarta. (BeritaNasional/Elvis Sendouw) Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Yorrys Raweyai hadiri diskusi publik tentang Proyek Strategis Nasional (PSN) di Tanah Papua di Jakarta. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Yorrys Raweyai hadiri diskusi publik tentang Proyek Strategis Nasional (PSN) di Tanah Papua di Jakarta. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com -  Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Yorrys Raweyai (tengah) bersama Ketua PP Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Susan Kandaimu (kanan) menyaampaikan keterangan kepada wartawan pada diskusi publik tentang Proyek Strategis Nasional (PSN) di Tanah Papua di Hotel Acacia, Jakarta, Selasa (26/5/2026). Forum tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur pemerintah, akademisi, hingga pegiat hak asasi manusia untuk membahas dampak sosial dan ekologis pembangunan di Papua. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)sinpo

Editor: Elvis Sendouw
Komentar: