Selebgram Brunei Mengaku Mabuk saat Lakukan Penganiayaan WNA di Blok M
BeritaNasional.com - Pemilik akun Instagram @woodyrman alias MIA (33) mengaku berada di bawah pengaruh minuman keras saat melakukan penganiayaan terhadap sesama WNA Brunei berinisial MHF di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada awal Mei 2026.
Pengakuan itu diperoleh polisi setelah menetapkan MIA sebagai tersangka kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Katumsubdit Resmob Polda Metro Jaya Ipda Breggy Yesaya Imanuel mengatakan, polisi belum dapat memastikan kondisi pelaku secara medis karena peristiwa telah terjadi beberapa pekan lalu.
“Untuk hasil pemeriksaan sendiri, karena kejadian tersebut sudah pada tanggal 6, jadi kami hanya berfokus pada pemeriksaan dari terduga pelaku inisial MIA,” kata Breggy saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu (27/5/2026).
“Terduga pelaku menyatakan dirinya dalam pengaruh minuman beralkohol atau minuman keras,” tambah Breggy.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap MIA yang diduga terlibat penganiayaan hingga menewaskan sesama WNA Brunei berinisial MHF di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
MIA ditangkap tim Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Senin (25/5/2026) dini hari di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Kasubdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Resa Fiardi Marasabessy mengatakan tersangka diamankan setelah polisi melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus tersebut.
“Tim telah mengamankan satu orang tersangka terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” kata Resa, Selasa (26/5/2026).
Adapun peristiwa itu terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 03.30 WIB di depan Restu Sport, Blok M Hub, Kelurahan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Polisi menyebut kasus bermula dari adu mulut antara korban dan pelaku hingga MIA diduga memukul kepala korban menggunakan paper bag berisi botol kaca.
Korban sempat koma dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) selama 10 hari. Namun, kondisi korban terus memburuk hingga meninggal dunia pada 16 Mei 2026.

GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







