Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Tegaskan Ideologi Bangsa Bukan Sekadar Slogan

Oleh: Ahda Bayhaqi
Senin, 01 Juni 2026 | 11:12 WIB
Presiden Prabowo Subianto menjadi inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila. (Foto/YouTube Sektretariat Presiden).
Presiden Prabowo Subianto menjadi inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila. (Foto/YouTube Sektretariat Presiden).

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto menjadi inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni. Pada kesempatan ini, Prabowo menyampaikan, Pancasila lahir dari sejarah, pengalaman, budaya dan cita-cita bangsa Indonesia.

"Pancasila lahir bukan dari ruang kosong. Pancasila lahir dari sejarah, pengalaman, budaya, dan cita-cita bangsa Indonesia sendiri," kata Prabowo di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026).

Pancasila, kata Prabowo, adalah konsensus agung yang menjadi kesepakatan bangsa Indonesia hidup sebagai satu bangsa. Maka, tema peringatan tahun 2026 ini adalah Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia, yang memiliki makna sangat mendalam.

"Di tengah dunia yang semakin terpecah oleh pertikaian, rivalitas geopolitik, perang dagang, dan ketidakpastian ekonomi, Indonesia memiliki pegangan yang kokoh. Pegangan itu adalah Pancasila," ujarnya.

Prabowo menegaskan, Pancasila bukan hanya sekadar dokumen sejarah. Juga bukan slogan yang diucapkan setiap upacara. Pancasila menjadi pedoman mengatgur kehidupan bangsa dan bernegara, termasuk membangun sistem ekonomi nasional.

"Saudara-saudara, Pancasila bukan sekadar dokumen sejarah. Pancasila juga tidak boleh sekadar slogan yang kita ucapkan dalam setiap upacara. Pancasila adalah pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara, termasuk bagaimana kita membangun sistem ekonomi nasional kita," tegasnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: