Ratusan Warga Meksiko Harus Antre untuk Masuk ke Constitution Square jelang Piala Dunia 2026

Oleh: Kiswondari
Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:01 WIB
Ratusan warga Meksiko mengantre melewati pagar dan petugas keamanan untuk masuk ke Constitution Square, Kota Meksiko, Jumat (6/6/2026). (BeritaNasional/Viory)
Ratusan warga Meksiko mengantre melewati pagar dan petugas keamanan untuk masuk ke Constitution Square, Kota Meksiko, Jumat (6/6/2026). (BeritaNasional/Viory)

BeritaNasional.com - Perhelatan Piala Dunia 2026 tidak hanya disambut suka cita, ada juga publik yang merasa terganggu yang terdampak akibat persiapan perhelatan ini. Seperti warga Meksiko yang merasa kesulitan untuk beraktivitas dan bekerja, karena setiap hari harus mengantre panjang untuk memasuki Pusat Sejarah di Kota Meksiko melewati pagar dan petugas keamanan. 

Melansir Viory pada Sabtu (6/6/2026), sebuah rekaman video yang diambil pada Jumat (5/6/2026) menunjukkan kerumunan orang yang mengantre untuk memasuki Constitution Square, di mana petugas keamanan mengawasi masuknya pejalan kaki. Pembatasan tersebut diterapkan karena aksi unjuk rasa Koordinator Nasional Pekerja Pendidikan (CNTE) dan persiapan Piala Dunia FIFA 2026.

"Sejujurnya ini merepotkan, karena saya rasa kita, sebagai pekerja, tidak seharusnya mengalami situasi ini untuk dapat bekerja, karena kita sudah seperti ini selama lebih dari seminggu dengan semua kerumunan yang membuat pekerjaan menjadi mustahil," kata seorang pedagang, Gabriel Alvarez.

Gabriel pun menyiratkan bahwa pos pemeriksaan ini mempersulit akses ke area kerjanya dan juga memengaruhi kegiatan komersial.

"Mereka harus menghentikan ini karena ini benar-benar memengaruhi kami. Kami semua bekerja di bidang perdagangan dan sangat sulit untuk membawa pulang makanan, beberapa dari kami berbasis komisi dan jika kami tidak menjual, kami tidak punya cukup untuk semua orang," ungkapnya. 

Ketidakpuasan itu juga disampaikan oleh karyawan lain, seperti Martin, yang harus melewati area tersebut untuk memenuhi komitmen kerja mereka.

"Ini pertama kalinya saya datang karena saya ada rapat, tetapi semuanya berantakan, berantakan. Tidak adil bahwa semua pedagang kehilangan pendapatan karena semua guru yang tidak becus," ungkap Martin.

Meskipun merasa tidak nyaman, ada pula warga lain yang mencoba beradaptasi dan melanjutkan aktivitas sehari-hari mereka.

"Sangat tidak nyaman untuk bolak-balik, tetapi apa yang bisa kita lakukan," kata seorang karyawan, Gabriel Garcia.

Sebagai informasi, Presiden Claudia Sheinbaum menolak untuk mengusir aksi unjuk rasa para guru dari CNTE pada hari Jumat dan memilih untuk mempertahankan dialog untuk menyelesaikan situasi tersebut. Sementara itu, persiapan Fan Fest juga sedang berlangsung di Zocalo, yang akan menayangkan pertandingan Piala Dunia di layar raksasa secara gratis.

Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara yakni, Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada pada tanggal 11 Juni-19 Juli 2026.

Sumber: Viorysinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: