Mourinho Desak Real Madrid Segera Pulangkan Nico Paz
BeritaNasional.com - José Mourinho sudah menetapkan prioritas utama di bursa transfer musim panas dan mendorong manajemen Real Madrid untuk segera menuntaskan target tersebut.
Setelah Florentino Pérez kembali terpilih sebagai presiden klub, Real Madrid mulai mempercepat rencana transfer mereka.
Mourinho akan resmi mengambil alih kursi pelatih, sementara nama-nama seperti Ibrahima Konaté dan Denzel Dumfries disebut masuk dalam daftar rekrutan awal.
Di sisi lain, klub juga dikabarkan menyiapkan tawaran besar senilai £127 juta atau sekitar €150 juta untuk satu pemain muda berbakat. Meski beberapa nama seperti João Neves, Vitinha, hingga Michael Olise sempat dikaitkan, keputusan akhir masih belum mengerucut.
Fokus utama Mourinho sendiri kini tertuju pada satu nama: Nico Paz. Pelatih asal Portugal itu disebut ingin Real Madrid segera mengaktifkan klausul pembelian kembali senilai £7,6 juta (€9 juta) untuk membawa pulang gelandang serang 21 tahun tersebut.
Paz tampil impresif bersama Como dalam dua musim terakhir dengan catatan 19 gol dan 17 assist dari 75 pertandingan.
Mourinho bahkan disebut sudah berkomunikasi langsung dengannya dan menilai sang pemain sebagai bagian penting dari skema 4-2-3-1 yang ia siapkan di Santiago Bernabéu.
Namun, kepulangan Paz tidak sepenuhnya mulus. Real Madrid dikabarkan ingin merapikan skuad terlebih dahulu, khususnya di lini depan, sebelum mengintegrasikan kembali sang pemain.
Di sisi keluar, Brahim Díaz disebut berpotensi hengkang karena diminati Juventus, meski ia sendiri ingin bertahan. Sementara Franco Mastantuono juga bisa dipinjamkan demi memberi ruang di skuad.
Meski ada sejumlah dinamika, kepulangan Nico Paz ke Madrid masih dipandang sebagai langkah yang tinggal menunggu waktu. Mourinho sendiri disebut tak ingin menunggu lama untuk mulai membangun tim sesuai rencananya.
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu







