Ditolak AS jelang Piala Dunia 2026, Omar Artan Disambut bak Pahlawan

Oleh: Kiswondari
Kamis, 11 Juni 2026 | 12:29 WIB
Wasit terbaik Afrika, Omar Artan. (BeritaNasional/Viory)
Wasit terbaik Afrika, Omar Artan. (BeritaNasional/Viory)

BeritaNasional.com - Meskipun wasit Somalia, Omar Artan ditolak masuk ke Amerika Serikat (AS) untuk menjadi wasit di Piala Dunia FIFA 2026, Artan justru disambut dengan sukacita layaknya pahlawan oleh warga Somalia di Stadion Mogadishu pada Rabu (10/6/2026). Mereka pun geram dengan keputusan AS sebagai tuan rumah.  

Berdasarkan video yang dilansir dari Viory pada Kamis (11/6/2026), para pendukung berkerumun di stadion di ibu kota Somalia itu sambil memegang foto Artan dan bertepuk tangan saat ia tiba di stadion, mereka pun menyebut Artan sebagai kebanggaan nasional dan simbol prestasi bagi sepak bola Somalia. Artan pun digendong bersama-sama oleh para pendukungnya. 

“Sambutan Anda menyentuh hati saya. Terima kasih banyak. Saya akan mengingat hari ini selamanya,” kata Artan kepada para pendukung.

“Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk melihat warga Hamar berkumpul di sini untuk mendukung saya. Ini memberi saya kegembiraan yang besar,” ungkap Artan. 

Warga Somalia pun mengungkapkan kekecewaan atas keputusan untuk mencabut kesempatan bagi dirinya dan bangsa Somalia untuk mewakili negara di ajang global tersebut.

“Kami diperlakukan tidak adil, dan putra kami ditolak kesempatan untuk menjadi wasit Somalia pertama yang menghadiri Piala Dunia,” kata warga Mogadishu, Abdifatah Mohamed Hassan.

“Dia bisa saja membuat sejarah. Amerika Serikat dan Presiden Trump mencegahnya. Kami mengutuk keputusan itu,” tambahnya, seraya menyatakan harapannya agar Artan memiliki kesempatan untuk memimpin pertandingan di Piala Dunia mendatang, dengan Piala Dunia 2030 diselenggarakan oleh Spanyol, Portugal, dan Maroko, serta Piala Dunia 2034 yang akan diadakan di Arab Saudi.

Menginjak usianya yang ke-34 tahun, Artan memiliki setiap kesempatan untuk membuat sejarah di turnamen mendatang. Artan pun telah diakui sebagai wasit nomor satu Afrika, setelah memenangkan penghargaan Wasit Pria Terbaik CAF 2025 atas kepemimpinannya dalam pertandingan Liga Champions CAF dan kualifikasi Piala Afrika.

Pelarangan AS atas Omar Arta ini pun telah menuai kecaman internasional yang luas. Legenda sepak bola Inggris dan komentator olahraga Ian Wright mengecam berita tersebut, yang menurutnya "menodai semangat inklusi global dan reputasi Piala Dunia".

Sementara itu, Departemen Luar Negeri AS menanggapi bahwa mereka memiliki 'kekhawatiran terkait pemeriksaan' mengenai kasus tersebut. Somalia adalah salah satu dari beberapa negara yang masuk dalam daftar larangan perjalanan menyusul penembakan dua anggota Garda Nasional oleh warga negara Afghanistan tahun lalu.

Sebelumnya, AS juga membatasi visa terhadap staf official Timnas Iran, sehingga Iran harus bermarkas di Tijuana, Meksiko, yang mengharuskan Iran harus bolak-balik ke AS pada hari yang sama.

Piala Dunia FIFA 2026 ini berlangsung pada 11 Juni-19 Juli, yang diselenggarakan oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dan merupakan edisi pertama yang menampilkan 48 tim.

Sumber: Viorysinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: