Kondisi Bocah Korban Persekusi di Taman Kramat Pulo Membaik, Polisi Dalami Unsur Kesengajaan Pelaku

Oleh: Bachtiarudin Alam
Kamis, 11 Juni 2026 | 13:44 WIB
Ilustrasi perundungan. (Foto/Freepik)
Ilustrasi perundungan. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) telah turun langsung memantau kondisi anak berinisial MWP (6) yang sempat menjadi korban persekusi oleh temannya di kawasan Taman Kramat Pulo, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat (Jakpus), Minggu (7/6/2026).

Kasat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Rita Oktavia Shinta mengatakan kondisi korban saat ini membaik setelah sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

“Sudah pulang ke rumah. Kemarin juga kami jenguk juga kok. Semalam kami jenguk, sudah baik kondisinya, sudah main sama teman-temannya, sudah ceria,” kata Rita saat dihubungi pada Kamis (11/6/2026).

Kendati demikian, Rita belum bisa berbicara lebih lanjut proses penyelidikan yang masih berjalan. Sebab, petugas masih mengumpulkan keterangan dari saksi, termasuk memeriksa dua anak pria yang terekam kamera CCTV viral di media sosial (medsos).

“Ya, masih dalam lidik ya. Karena kami lagi mengumpulkan semua bukti-bukti yang ada, terus saksi-saksi juga. Belum (diperiksa kedua anak),” tuturnya.

Sementara itu, terkait kronologi yang dilaporkan keluarga korban ke polisi, Rita menerangkan dugaan persekusi berawal saat MWP bermain bersama anak-anak lain di Taman Kramat Pulo.

“Keterangannya sih, sedang main di taman bersama teman-temannya, gitu kan. Nah, terus, gimana, entah bercanda atau gimana, gitu kan. Ada beberapa temannya itu memegang dia, tangan sama kaki, kaya diangkat. Terus kakinya tuh dimasukin ke tiang,” ujar Rita.

Meski begitu, Rita mengatakan saat ini penyelidikan masih berfokus mengungkap apakah dua terduga pelaku persekusi anak yang dilaporkan mengetahui tiang tersebut teraliri listrik.

“Nah, itu kami belum bisa menyatakan bahwa si anak-anak ini, gitu kan, mengetahui nggak tiang itu ada listriknya, gitu loh. Karena kan yang diduga adalah kesetrum,” tuturnya.

“Nah, itu kami lagi mendalami terkait itu, gitu kan. Apakah itu kesengajaan atau nggak. Mereka tahu bahwa tiang itu ada listrik, atau dia tidak mengetahui tiang itu ada listrik. Nah, itu masih kami dalami ya,” paparnya.

Sebelumnya, viral di media sosial video kasus dugaan persekusi menimpa seorang anak berinisial MWP (6) yang terjadi di kawasan Taman Kramat Pulo, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat (Jakpus), Minggu (7/6/2026).

Dikutip lewat akun Instagram @balewartawanjakpus10, terlihat korban dipersekusi dua laki-laki yang masih kategori anak di kawasan Taman Kramat Pulo pada malam.

Korban awalnya sempat diseret oleh dua anak itu, lalu dibenturkan ke tiang listrik. Namun, dari narasi yang beredar, disebutkan bahwa korban yang dibenturkan ke tiang tersengat listrik hingga berujung kejang-kejang.

Karena itu, korban tak lama langsung tidak sadar. Keluarga yang mengetahui kondisi tersebut segera membawa korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapat perawatan.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: