Ada Demo Mahasiswa Hari ini, Polda Metro Terapkan Rekayasa Lalu Lintas secara Situasional

Oleh: Bachtiarudin Alam
Jumat, 12 Juni 2026 | 06:55 WIB
Personel Kepolisian bersiap mengawal demo BEM. (BeritaNasional/Bachtiarudin Alam)
Personel Kepolisian bersiap mengawal demo BEM. (BeritaNasional/Bachtiarudin Alam)

BeritaNasional.com - Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan protokol menyusul rencana demonstrasi yang digelar sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai universitas pada Jumat (12/6/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan rekayasa masih bersifat situasional dengan melihat kondisi di lapangan, khususnya wilayah area Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat.

“Pengaturan lalu lintas kami siapkan secara situasional. Apabila terjadi kepadatan atau ada kebutuhan pengalihan arus di sekitar lokasi aksi,” kata Budi dalam keteranganya.

Sebab, dari informasi yang dihimpun, ada beberapa titik aksi demonstrasi mahasiswa yang akan berlangsung hari ini seperti area Patung Kuda, Bundaran Hotel Indonesia (HI), sampai area sekitar Monumen Nasional (Monas).

“Petugas akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan tetap memprioritaskan keselamatan peserta aksi dan masyarakat pengguna jalan,” tuturnya.

Untuk mendukung keamanan, total 4.151 personel gabungan terdiri 3.651 personel Polri serta 500 prajurit TNI disiapkan. Mereka bertugas untuk mengantisipasi berbagai potensi dinamika terjadi di lapangan.

Misalnya, dinamika kepadatan lalu lintas, konvoi kendaraan masa demonstran, penutupan jalan secara situasional, gangguan fasilitas umum, hingga potensi tindak kriminalitas.

“Kami mengimbau peserta aksi untuk tetap tertib, tidak membawa benda berbahaya, tidak melakukan perusakan, dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” tuturnya.

“Polda Metro Jaya menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Kehadiran personel di lapangan adalah untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar kegiatan berjalan aman, tertib, serta tidak mengganggu masyarakat lainnya,” paparnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: