Utamakan Keselamatan Perjalanan, KAI Daop 1 Jakarta Sudah Tutup 27 Perlintasan Liar

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 14 Juni 2026 | 06:02 WIB
Warga dan pengendara motor melintasi perlintasan sebidang di kawasan Tebet Timur, Jakarta, Selasa (19/5/2026).  (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Warga dan pengendara motor melintasi perlintasan sebidang di kawasan Tebet Timur, Jakarta, Selasa (19/5/2026). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta terus bergerak cepat memangkas jumlah perlintasan sebidang ilegal. 

Hingga pertengahan tahun 2026, KAI tercatat berhasil menutup 27 perlintasan liar dari total target 49 titik yang dibidik tahun ini atau sudah mencapai progres 55,10 persen.

"Upaya ini merupakan langkah nyata KAI dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat,” kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo yang dikutip dari Antara pada Sabtu (13/6/2026).

Langkah tegas terbaru dilakukan pada Jumat (12/6/2026). KAI Daop 1 Jakarta resmi menutup permanen perlintasan sebidang di KM 119+4/5 Kampung Odel, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten.

Di lokasi tersebut, petugas memasang empat titik patok penghalang permanen menggunakan bantalan rel bekas yang dicat mencolok dengan warna merah-putih sebagai penanda tegas larangan melintas. 

Meski ada aktivitas sterilisasi jalur, seluruh operasional perjalanan kereta api di kawasan tersebut dipastikan tetap berjalan lancar tanpa gangguan.

Dalam mengeksekusi program ini, KAI Daop 1 Jakarta terus menjalin koordinasi erat dengan pemerintah daerah, aparat kewilayahan, hingga masyarakat setempat.

Franoto menegaskan bahwa kebijakan penutupan perlintasan sebidang ini sama sekali bukan bertujuan untuk mempersulit mobilitas atau membatasi akses aktivitas warga. Langkah ini murni diambil sebagai bentuk proteksi bersama demi melindungi keselamatan pengguna jalan sekaligus perjalanan kereta api itu sendiri.

“Melalui penutupan perlintasan, kami berupaya mencegah potensi kecelakaan yang dapat menimbulkan korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar,” katanya.

Pihak KAI juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen yang telah mendukung kelancaran program sterilisasi perlintasan sebidang ini.

"Dukungan dan kolaborasi yang baik dari seluruh pihak menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan perkeretaapian yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan bagi semua,” kata Franoto.

KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk bekerja sama dengan tidak membongkar atau membuka kembali akses jalan yang telah ditutup. Warga juga dilarang keras membuat perlintasan liar baru.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: