Pemulangan Haji Berjalan Lancar, 55 Persen Jemaah Sudah Kembali

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 19 Juni 2026 | 07:01 WIB
Proses pemulangan jemaah haji Indonesia. (Foto/Kemenhaj)
Proses pemulangan jemaah haji Indonesia. (Foto/Kemenhaj)

BeritaNasional.com - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus mengawal proses pemulangan jemaah haji Indonesia agar berjalan aman, tertib, dan lancar hingga seluruh jemaah kembali ke Tanah Air. Kelancaran operasional pemulangan tidak hanya ditopang oleh kesiapan layanan dan koordinasi antarpihak, tetapi juga oleh tingkat kepatuhan jemaah dalam mengikuti ketentuan perjalanan.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff mengatakan, hingga hari ke-59 operasional haji dan hari ke-17 masa pemulangan, sebanyak 114.236 jemaah dan petugas atau sekitar 55 persen dari total jemaah haji Indonesia telah kembali ke Indonesia.

"Alhamdulillah hingga hari ini, sebanyak 267 kloter telah diberangkatkan melalui Bandara Jeddah dan 33 kloter melalui Bandara Madinah. Sementara itu, total yang telah tiba di Indonesia mencapai 114.236 jemaah dan petugas," ujar Maria Assegaff dikutip, Jumat (19/6/2026).

Selain itu, tercatat sebanyak 192 kloter atau 74.441 jemaah dan petugas telah bergerak dari Makkah menuju Madinah sebagai bagian dari proses pemulangan gelombang kedua.

Maria turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, serta berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Ia juga memberikan apresiasi kepada para jemaah haji Indonesia yang dinilai disiplin dan patuh terhadap aturan selama proses pemulangan berlangsung.

Menurutnya, kepatuhan jemaah menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketertiban operasional dan memastikan seluruh tahapan pemulangan berjalan sesuai prosedur.

"Kami mengapresiasi jemaah yang dengan penuh kesadaran mematuhi berbagai ketentuan perjalanan dan penerbangan, termasuk tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin. Kepatuhan ini sangat membantu petugas dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan kelancaran penerbangan, sekaligus mempercepat proses pemeriksaan di bandara," tegasnya.

Maria menambahkan, kedisiplinan yang ditunjukkan jemaah selama masa pemulangan mencerminkan semangat tanggung jawab dan kebersamaan yang telah terbangun selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

"Kepatuhan terhadap aturan merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah. Sikap tertib dan kooperatif yang ditunjukkan jemaah Indonesia patut diapresiasi karena turut mendukung suksesnya operasional pemulangan haji tahun ini," lanjutnya.

Kemenhaj kembali mengingatkan para jemaah untuk menjaga paspor dan dokumen perjalanan, memastikan barang bawaan sesuai ketentuan maskapai dan otoritas penerbangan, serta tidak membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun tas kabin.

"Air zamzam akan dibagikan secara resmi kepada jemaah setibanya di debarkasi di Indonesia. Karena itu, jemaah tidak perlu membawa air zamzam di dalam koper. Kami berharap seluruh jemaah tetap mematuhi ketentuan ini demi kelancaran proses pemulangan," jelas Maria.

Selain itu, jemaah juga diimbau menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan pulang dengan mengonsumsi cukup air, beristirahat yang cukup, dan mengikuti arahan petugas hingga tiba di daerah masing-masing.

Di akhir pernyataannya, Maria mengajak seluruh jemaah untuk menjaga nilai-nilai ibadah yang telah diperoleh selama menjalankan haji.

"Haji tidak berakhir saat jemaah meninggalkan Tanah Suci. Nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, persaudaraan, dan kepedulian sosial yang telah dipelajari selama berhaji hendaknya terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga seluruh jemaah kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat, selamat, dan meraih haji yang mabrur," pungkasnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: