Ismael Kone Cedera Parah, Pelatih Kanada Sebut Timnya Terguncang
BeritaNasional.com - Timnas Kanada harus membayar mahal kemenangan telak 6-0 atas Qatar setelah gelandang andalan mereka, Ismael Kone, mengalami cedera serius berupa patah kaki kiri dalam pertandingan yang berlangsung di BC Place, Jumat (19/6/2026) pagi WIB.
Pelatih Kanada Jesse Marsch mengaku timnya sangat terpukul dengan insiden tersebut dan menyebut absennya Kone akan menjadi kerugian besar bagi tim.
Kone mengalami cedera pada babak kedua setelah terlibat duel dengan gelandang Qatar, Assim Madibo. Pemain berusia 24 tahun itu terjatuh usai menerima tekel keras dari belakang. Para pemain yang berada di lapangan langsung memberi isyarat kepada tim medis untuk segera memberikan pertolongan.
Setelah dilakukan peninjauan melalui VAR, Madibo diganjar kartu merah langsung karena dianggap melakukan pelanggaran berbahaya. Qatar pun menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain setelah sebelumnya Homam Al Amin juga diusir keluar lapangan pada babak pertama.
Marsch mengungkapkan bahwa Kone langsung dilarikan ke rumah sakit dan dijadwalkan menjalani operasi.
"Saya belum berbicara dengan Ismael, tetapi dia berada di rumah sakit. Dia akan bersiap untuk operasi," tuturnya.
Ia juga mengaku insiden tersebut sangat memengaruhi kondisi psikologis tim karena terjadi tepat di depan bangku cadangan Kanada.
"Jadi, kita semua ikut merasakan kesedihannya, dan semua orang sedikit terguncang oleh kejadian ini karena sifat cederanya dan juga karena Ismael adalah bagian penting dari tim kami. Ini akan menjadi kehilangan besar bagi kami. Dia telah menjadi pemain yang luar biasa dalam dua pertandingan terakhir ini," lanjutnya.
Meski mengalami cedera serius, Kone tetap menunjukkan ketegaran saat dibawa keluar lapangan menggunakan tandu. Ia sempat melambaikan tangan kepada para pendukung Kanada yang memberikan tepuk tangan meriah.
"Tapi lihat, Anda juga melihat dia melambaikan tangan ke arah penonton dan hampir membuat semua orang merasa nyaman dengan kenyataan bahwa dia cedera, dan itu adalah pernyataan luar biasa tentang Ismael sebagai pribadi," ujar Marsch.
Pertandingan juga diwarnai ketegangan setelah peluit akhir dibunyikan. Terjadi perselisihan antara bangku cadangan Kanada dan Qatar, termasuk adu argumen antara Marsch dan pelatih Qatar Julen Lopetegui saat berjabat tangan.
Marsch menyoroti respons kubu lawan terhadap kartu merah yang diberikan kepada Madibo.
"Izinkan saya memperjelas, pemain itu meminta maaf kepada Ismael. Saya rasa dia tidak bermaksud melakukan tekel yang begitu brutal. Namun saya tidak mengerti reaksi dari seluruh bangku cadangan mereka yang mencoba memulai perkelahian tentang kartu merah padahal pelanggaran yang jelas telah terjadi dan menyebabkan kaki pemain patah," tegas Marsch.
Penyerang Kanada Jonathan David, yang mencetak hattrick dalam laga tersebut, juga mempertanyakan tindakan Madibo.
"Jika ada permainan di mana Anda tidak bisa merebut bola, tidak ada gunanya. Itu hanya untuk menyakiti orang lain," ujarnya.
Sementara itu, Nathan Saliba yang masuk menggantikan Kone pada menit ke-57 memberikan penghormatan khusus dengan mengangkat jersey rekannya saat merayakan gol keempat Kanada.
Sumber: ESPN
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu







