Turki Sukses Tekuk AS Lewat Drama 5 Gol
BeritaNasional.com - Turki berhasil menutup perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan kepala tegak. Menghadapi Amerika Serikat (AS) dalam laga pemungkas Grup D di Los Angeles, Jumat (26/6/2026), Turki sukses keluar sebagai pemenang lewat drama lima gol yang berakhir dengan skor tipis 3-2.
Gol penentu kemenangan Turki dicetak secara dramatis oleh Kaan Ayhan pada menit ke-98.
- Gol Turki: Arda Guler (10'), Baris Alper Yilmaz (31'), Kaan Ayhan (90+8')
- Gol AS: Auston Trusty (3'), Sebastian Berhalter (49')
Meski memenangkan pertandingan sengit ini, Turki tetap harus angkat koper lebih awal karena sudah dipastikan tersingkir dari turnamen.
Sebaliknya bagi AS, kekalahan ini tidak mengubah status mereka sebagai jawara Grup D yang telah mengamankan tiket ke babak berikutnya.
Rotasi Besar-besaran Mauricio Pochettino
Mengingat posisi puncak klasemen sudah aman di genggaman, pelatih AS Mauricio Pochettino memilih untuk merombak total skuadnya.
Mantan bos Chelsea itu melakukan sembilan perubahan starter dibanding laga sebelumnya saat mereka menumbangkan Australia.
Keputusan ini awalnya berbuah manis. Laga baru berjalan tiga menit, dua pemain pelapis AS langsung unjuk gigi. Berawal dari umpan sepak pojok Sebastian Berhalter, Auston Trusty yang berdiri di tiang jauh berhasil mengontrol bola dengan apik sebelum melepaskan sepakan kaki kiri keras yang merobek jala gawang Turki. AS memimpin 1-0.
Kebangkitan Turki dan Rekor Arda Guler
Tertinggal gol cepat biasanya akan meruntuhkan mental tim yang sudah dipastikan tersingkir. Namun, Turki menunjukkan mentalitas baja. Hanya butuh waktu tujuh menit bagi mereka untuk menyamakan kedudukan.
Bintang muda Arda Guler melakukan kerja sama satu-dua yang ciamik dengan Baris Yilmaz untuk membelah pertahanan AS. Dengan tenang, Guler menaklukkan kiper AS sekaligus menobatkan dirinya sebagai pencetak gol termuda Turki dalam sejarah Piala Dunia.
Lini belakang eksperimental milik Pochettino terus dieksploitasi oleh Turki. Menit ke-30, publik Los Angeles yang dipadati deretan selebritas papan atas mendadak senyap. Eren Elmali mengirimkan umpan matang yang diselesaikan dengan sempurna oleh Baris Yilmaz, membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk Turki hingga turun minum.
Balasan Berhalter dan Drama Menit Berdarah
Memasuki babak kedua, AS langsung menyengat. Tiga menit pascajeda, Sebastian Berhalter melengkapi performa apiknya. Setelah mengirim assist di babak pertama, kini ia mencatatkan namanya sendiri di papan skor lewat tembakan roket dari luar kotak penalti yang mengubah skor menjadi 2-2.
Melihat laga berjalan sengit, Pochettino mulai memasukkan para pemain pilarnya, termasuk sang kapten Christian Pulisic. Masuknya Pulisic membuat daya dobrak AS semakin agresif. Namun, dewi fortuna justru berpihak pada Turki.
Saat laga tampak akan berakhir imbang, petaka bagi AS lahir di masa injury time. Tepat pada menit ke-98, Kaan Ayhan sukses menyambar peluang emas untuk mengunci kemenangan Turki menjadi 3-2.
Meski kalah, timnas AS berhasil mengukir rekor baru dalam sejarah sepak bola mereka. Dengan tambahan dua gol di laga ini, total AS telah mengemas 8 gol sepanjang putaran final 2026. Ini menjadi catatan gol tertinggi AS dalam satu edisi Piala Dunia, melampaui rekor 7 gol yang pernah mereka torehkan pada edisi 1930 dan 2002.
Sementara itu, gelar Man of the Match (Pemain Terbaik) pada laga ini jatuh kepada wonderkid Turki, Arda Guler, berkat kreativitas dan gol bersejarah yang dicetaknya di awal babak pertama.
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






