Pastikan Emas yang Dimiliki Asli, Cek dengan 10 Cara Ini

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Senin, 29 Juni 2026 | 08:30 WIB
Ilustrasi emas (BeritaNasional/Freepik)
Ilustrasi emas (BeritaNasional/Freepik)

BeritaNasional.com -  Mungkin kita pernah meragukan emas yang kita beli asli atau hanya imitasi. Memeriksa keaslian emas sebetulnya penting apalagi bagi kamu yang ingin berinvestasi emas. Maka mengetahui keaslian emas yang diperlukan agar kamu aman dari aksi penipuan. 

Berikut 10 cara mendeteksi emas palsu dilansir dari laman Pegadaian

1. Memperhatikan Ciri-Ciri Fisik

Perbedaan emas asli dan palsu bisa dilihat dari ciri-ciri fisiknya. Biasanya, perhiasan emas memiliki kode huruf yang menandakan asalnya beserta tanda khusus penanda kadar emas.

Ciri-ciri emas asli dalam bentuk perhiasan tersebut bisa dilihat dalam ukiran angka 1 hingga 999 atau dalam bentuk karat, seperti 10K, 18K, 22K, dan 24K.
 

2. Menguji dengan Magnet

Dekatkan magnet kuat ke permukaan emas. Emas asli tidak bersifat magnetis, artinya tidak akan tertarik atau menempel pada magnet.

Metode ini paling akurat untuk emas batangan 24 karat. Untuk perhiasan, campuran logam mulia di dalamnya (seperti perak atau paladium) bisa memberikan hasil yang kurang tepat.
 

3. Menggores Emas dengan Keramik

Ambil ubin keramik polos (tanpa glasir) dan goreskan emas secara perlahan ke permukaannya.

Emas asli: Tidak meninggalkan bekas goresan, warna tetap kuning mengilap

Emas palsu: Meninggalkan goresan berwarna hitam atau gelap

 

4. Meneteskan Asam Nitrat

Cara membedakan emas asli dan palsu berikutnya adalah meneteskan asam nitrat pada emas dan memperhatikan reaksi setelahnya.

Emas asli tidak akan bereaksi terhadap tetesan asam nitrat. Namun, emas palsu akan memunculkan reaksi warna sebagai berikut:

Kuning keemasan: Logam kuningan berlapis emas.

Hijau: Logam besi berlapis emas.

Putih susu: Logam perak berlapis emas.


Perlu dicatat bahwa tes ini cukup berisiko jika dilakukan sendiri karena asam nitrat cukup berbahaya bagi kesehatan pernapasan.
 

5. Menggigit Emas

Bukan hanya atlet yang perlu menggigit medali emas setelah menjuarai kompetisi. Sahabat yang baru membeli emas pun bisa mengecek keaslian emas dengan menggigitnya.

Jika terdapat bekas gigitan, maka bisa dipastikan bahwa emas itu asli. Sebaliknya, emas palsu tidak akan menunjukkan bekas gigitan.
 

6. Mencium Bau Emas

Apabila ingin mencari tahu perbedaan emas asli dan palsu, cobalah untuk mencium aromanya. Metode ini didasarkan pada sifat emas yang tidak berkarat meskipun direndam dalam air.

Emas palsu yang sudah bercampur dengan logam kuningan atau tembaga cenderung mengeluarkan bau amis atau karatan setelah terkena keringat, air, ataupun direndam.
 

7. Mengecek Konduktivitas

Cara membedakan emas asli dan palsu yang cukup efektif adalah mengetes konduktivitas atau kemampuannya menghantarkan panas.

Sebagai konduktor, emas menempati posisi yang cukup tinggi di antara logam lainnya meskipun masih berada di bawah tembaga dan perak.

Namun, emas masih dapat menghantarkan panas lebih baik dari kuningan. Maka dari itu, emas sering kali digunakan untuk membuat chip pada laptop atau komputer hingga pelindung helm astronot.
 

8. Mengetes Suara Deringnya

Salah satu cara membedakan emas asli dan palsu yang bisa dilakukan sendiri adalah mengetes suara deringnya.

Emas batangan asli memiliki bentuk padat sehingga suaranya tetap nyaring apabila dijatuhkan pada permukaan keras atau keramik.

Suara dering emas asli lebih panjang dan nyari. Apabila dijatuhkan pada logam, emas asli terdengar lebih nyaring.

Berbeda dengan emas asli yang mengeluarkan suara dering nyaring, dering emas palsu ketika dijatuhkan cenderung lebih pendek.
 

9. Mengukur Kepadatan Emas

Cara membedakan emas asli dan palsu ini lebih rumit daripada metode-metode sebelumnya. Pengujian densitas dilakukan dengan menggunakan air dan gelas sebagai media.

Emas akan dimasukkan ke dalam gelas berisi air untuk dilihat volume pergeserannya. Adapun kepadatan atau densitas emas bisa diukur dengan rumus berikut:

Densitas = Massa Emas / Pergeseran Volume
Misalnya, emas dengan massa 38 gram dimasukkan ke dalam gelas berisi air dan mengalami pergeseran volume sebesar 2 ml.

Menggunakan rumus di atas, hitungannya bisa dijabarkan sebagai berikut:
Densitas = Massa Emas / Pergeseran Volume
= 38 g / 2 ml
= 19 g/ml

Perlu diketahui bahwa kepadatan emas murni dengan kadar 24 karat adalah sekitar 19,3 g/ml. Maka bisa disimpulkan bahwa pergeseran volume di atas mendekati massa jenis emas asli.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa kadar kemurnian emas berdasarkan densitas berbeda-beda. Berikut adalah beberapa contoh pengukurannya:

14K emas kuning: 12,9 g/ml – 14,6 g/ml.

18K emas kuning: 15,2 g/ml – 15,9 g/ml.

18K emas putih: 14,7 g/ml – 16,9 g/ml.

22K emas kuning: 17,7 g/ml – 17,8 g/ml.

 

10. Menguji Secara Profesional

Jika khawatir dengan cara membedakan emas asli dan palsu yang dijabarkan di atas, sebaiknya bawalah emas untuk diuji secara profesional.

Sahabat bisa mengecek keaslian emas dengan membawanya langsung ke outlet Pegadaian terdekat.

Informasikan petugas tentang kebutuhan pemeriksaan keaslian emas dan tunggu hingga hasilnya keluar.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: