Cegah Penyebaran Ebola, Kongo Larang Kerumunan Massa

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Selasa, 30 Juni 2026 | 16:00 WIB
Waspada penyakit Ebola (Foto/Pixabay)
Waspada penyakit Ebola (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Pemerintah Kongo melarang kerumunan massa di Ibu Kota  Kinshasa. Selain itu Pemerintah Kongo juga melarang kerumunan massa di sejumlah provinsi seperti Tshopo, Haut-Uele, dan Bas-Uele. Ini perlu dilakukan guna mencegah penyebaran virus Ebola, seperti dilaporkan Radio Okapi.

Menteri Dalam Negeri Kongo Jacquemain Shabani mengatakan, pembatasan tersebut diberlakukan karena meningkatnya risiko kesehatan yang terkait dengan penyebaran virus Ebola di beberapa wilayah negara.

Kendati demikian, pihak oposisi menilai keputusan tersebut melanggar konstitusi. 

Mereka menuduh kebijakan itu merupakan hasil rekayasa laboratorium partai pendukung presiden, yaitu Persatuan untuk Demokrasi dan Kemajuan Sosial.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah mengklasifikasikan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai keadaan darurat yang menimbulkan risiko bagi negara lain. 

WHO menilai penyebaran lebih luas di wilayah itu berisiko tinggi. Kementerian Komunikasi menyatakan, jumlah korban tewas akibat wabah Ebola di negara itu mencapai 377 dengan 1.307 kasus yang dikonfirmasi.

Sumber: Sputniksinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: