Potensi Luas Panen dan Produksi Juni-Agustus Naik

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Rabu, 01 Juli 2026 | 20:00 WIB
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono (BeritaNasional/tangkapan layar)
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono (BeritaNasional/tangkapan layar)

BeritaNasional.com -  Potensi luas panen dan produksi padi Indonesia periode Juni-Agustus 2026 diperkirakan meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyampaikan potensi luas panen padi selama Juni-Agustus 2026 diprediksi hingga 2,88 juta hektare meningkat 1,38% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Potensi produksi padi pada Juni-Agustus 2026 diperkirakan mencapai 14,61 juta ton gabah kering giling (GKG) atau naik 1,18% secara tahunan. Sedangkan produksi beras diperkirakan mencapai 8,42 juta ton atau meningkat 1,17% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, realisasi luas panen padi pada Mei 2026 tercatat seluas 0,96 juta hektare atau turun 2,35% dibandingkan Mei 2025 yang mencapai 0,98 juta hektare.

Sejalan dengan penurunan luas panen produksi padi juga turun 3,43% dari 5,09 juta ton GKG pada Mei 2025 menjadi 4,92 juta ton GKG pada Mei 2026.

Lebih jauh, produksi beras pada Mei 2026 tercatat sekitar 2,84 juta ton atau turun 3,43% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain padi, BPS juga melaporkan kinerja positif komoditas jagung yang realisasi luas panennya pada Mei 2026 mencapai 0,21 juta hektare atau naik 22,04% dibandingkan Mei 2025.

Produksi jagung pipilan kering kadar air 14% (JPK KA 14 persen) pada Mei 2026 mencapai 1,18 juta ton atau meningkat 19,79% dibandingkan Mei 2025.

Secara kumulatif, produksi JPK KA 14 persen selama Januari-Mei 2026 mencapai 7,20 juta ton atau naik tipis 2,80% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (Antara)sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: