Trump: Iran Sangat Ingin Berdamai dengan Amerika Serikat

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:44 WIB
Presiden AS Donald Trump saat memberikan Medali Penghargaan untuk Roosevelt dan MacArthur dan anak-anak mereka, Rabu (1/7/2026). (BeritaNasional/YT White House)
Presiden AS Donald Trump saat memberikan Medali Penghargaan untuk Roosevelt dan MacArthur dan anak-anak mereka, Rabu (1/7/2026). (BeritaNasional/YT White House)

BeritaNasional.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut Iran disebut ingin “menyelesaikan” ketegangan dengan Washington.

Ia juga mengklaim Amerika Serikat memberikan jeda waktu kepada Iran untuk prosesi pemakaman pemimpin tertinggi mereka, Ali Khamenei, yang disebut tewas dalam perang awal akibat serangan gabungan AS–Israel.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam pidatonya di Mount Rushmore, Jumat malam waktu setempat, dalam rangka pembukaan peringatan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat.

Dalam pidatonya, Trump kembali menegaskan narasi tentang kekuatan militer dan dominasi global Amerika Serikat. Ia juga menyinggung isu komunisme serta posisi AS dalam dinamika geopolitik dunia.

“Kami mengalahkan Venezuela dalam satu hari, dan kami menghajar Iran. Mereka sangat ingin berdamai, mereka benar-benar ingin menyelesaikannya,” ujar Trump dalam pidatonya, dikutip Sabtu (4/7/2026).

Trump juga menyebut Washington memberikan waktu jeda kepada Iran untuk menggelar prosesi pemakaman Khamenei.

“Kami memberi mereka libur seminggu untuk pemakaman karena kami baik,” katanya.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari retorika politik Trump yang kerap menyoroti kekuatan Amerika Serikat dalam menghadapi rival geopolitik utama di Timur Tengah.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: