Jadi Persinggahan Terakhir, Karbala Irak Persiapkan Proses Pemakaman Ali Khamenei

Oleh: Kiswondari
Rabu, 08 Juli 2026 | 11:11 WIB
Salat jenazah untuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei di Teheran, Sabtu (4/7/2026). (BeritaNasional/X Avash News)
Salat jenazah untuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei di Teheran, Sabtu (4/7/2026). (BeritaNasional/X Avash News)

BeritaNasional.com - Kota Karbala, Irak, tengah bersiap untuk prosesi pemakaman mantan Imam Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, sebagai tempat persinggahan terakhir almarhum, sebelum dimakamkan di Mashhad pada akhir pekan ini. 

Berdasarkan video yang diunggal Viory pada Rabu (8/7/2026), suasana di kota Karbala yang dihiasi spanduk dan foto Khamenei berjejer di jalan-jalan di provinsi tersebut, serta sebuah kendaraan militer yang diparkir di pinggir jalan pada Selasa (7/7/2026).

Kepala panitia upacara pemakaman Alaa Saleh al-Amiri mengatakan, Khamenei memiliki tempat yang dihormati di antara banyak warga Irak sebagai tokoh agama Syiah terkemuka.

"Khamenei memiliki dampak yang mendalam pada rakyat Irak, sebagai tokoh Islam terkemuka. Ia memiliki status yang dihormati di antara rakyat Irak karena ia adalah salah satu tokoh agama terkemuka dari sekte tersebut, dan ia mendapat penghormatan yang besar di antara rakyat Irak dalam hal teladan dan kesetiaan keagamaan," kata Amiri.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Provinsi Karbala Mahfouz al-Tamimi mengatakan, otoritas setempat telah menyusun rencana keamanan nasional untuk prosesi pemakaman, yang melibatkan tentara, polisi, dinas intelijen, dan Pasukan Mobilisasi Rakyat.

Tamimi menjelaskan, persiapan keamanan dan logistik telah diselesaikan, dengan rencana khusus untuk air, listrik, kesehatan, layanan kota, dan lalu lintas agar upacara berjalan lancar.

Menurut Tamimi, partisipasi Irak dalam pemakaman tersebut merupakan "suatu kehormatan besar bagi rakyat Irak secara umum" dan "tanggung jawab untuk menunjukkan kesetiaan kita kepada tokoh bersejarah ini".

Sebagai informasi, upacara pemakaman Khamenei dimulai di Teheran pada Sabtu (4/7/2026), sebelum prosesi berlanjut pada hari Selasa ke Qom di Iran tengah-barat sebagai tempat pemberhentian kedua dalam rencana perjalanan yang akan berlanjut hingga 9 Juli.

Jenazah dijadwalkan tiba di Irak pada Selasa (7/7/2026) malam melalui Bandara Najaf, di mana upacara peringatan resmi akan diadakan di hadapan para pejabat tinggi Irak.

Untuk prosesi pemakaman umum dijadwalkan akan dimulai pada Rabu (8/7/2026) pagi dari Jembatan Kufa menuju makam Imam Ali di Najaf, mengikuti rute sepanjang sekitar enam kilometer. Upacara akan berlanjut di Karbala pada Rabu siang, dengan prosesi diperkirakan akan berangkat dari Rumah Sakit Syahid Abu Mahdi al-Muhandis, melewati jalan-jalan kota dan berakhir di makam Imam Hussein.

Setelah upacara di Najaf dan Karbala, jenazah akan diangkut ke Mashhad di timur laut Iran, tempat ia akan dimakamkan pada hari Kamis (9/7/2026).

Sumber: Viorysinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: