Densus 88 Pastikan Pemuda Bawa Bendera Tauhid ke Mapolda Sumsel Bukan Teroris

Oleh: Bachtiarudin Alam
Kamis, 09 Juli 2026 | 06:40 WIB
Pria yang nekat menerobos Polda Sumsel saat diamankan. (BeritaNasional/Bahctiarudin)
Pria yang nekat menerobos Polda Sumsel saat diamankan. (BeritaNasional/Bahctiarudin)

BeritaNasional.com -  Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri ikut memonitor kejadian seorang pemuda inisial DRY (24) yang melakukan aksi menerobos ke Mapolda Sumatera Selatan (Sumsel) sambil membawa bendera tauhid.

Juru Bicara Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri AKBP Mayndra Eka Wardhana menyebut dari aksi yang dilakukan DRY belum ditemukan indikasi aksi mengarah ke gerakan terorisme.

“Berdasarkan hasil Penyelidikan terhadap DRY, belum ditemukan fakta maupun bukti yang menunjukkan adanya keterkaitan dengan jaringan, organisasi, paham, aktivitas, maupun pendanaan terorisme,” kata Mayndra saat dikonfirmasi, Kamis (9/7/2026).

Karena belum ditemukan adanya dugaan aksi terorisme, Mayndra menyatakan terkait tindakan DRY yang menerobos Mapolda Sumsel ditangani pihak satuan Ditreskrimum.

“Sudah ditangani Ditreskrimum Polda Sumsel,” ujarnya.

Sementara informasi yang dihimpun, DRY diketahui merupakan pemuda lulusan SMA yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir. Hal itu berdasarkan video beredar media sosial terkait interogasi yang dilakukan petugas kepada DRY.

Saat menerobos sambil membawa bendera bertuliskan kalimat Tauhid, DRY juga membawa secarik kertas berisikan nomor telepon. la berdalih menerobos Polda Sumsel untuk meminjam helicopter demi mengikuti arahan mimpinya mengantar 2 orang pemilik nomor ke utopia.

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: