Penyisiran Selesai, Polisi Pastikan SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Aman dari Bom

Oleh: Bachtiarudin Alam
Senin, 13 Juli 2026 | 15:23 WIB
Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15. (Foto/Istimewa)
Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15. (Foto/Istimewa)

BeritaNasional.com - Polri memastikan tidak ada benda mencurigakan berupa bom di area SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kepastian itu didapat setelah tim gabungan dari Gegana, Densus 88 Antiteror Polri, BNPT, serta anjing pelacak (K9) menyisir lokasi.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi menjelaskan penyisiran oleh tim gabungan dilakukan kurang lebih empat jam, setelah pesan teror ancaman bom dilaporkan pihak sekolah.

"Dari beberapa jam ya, dari Gegana, Densus 88, BNPT, kemudian dari anjing pelacak yang kita undang dari kejadian pertama dapat info ya. Nah itu setelah selesai dinyatakan aman," kata Nurma di lokasi, Senin (13/7/2026).

Di sisi lain, Nurma mengaku saat ini pihaknya telah memeriksa tiga orang saksi di antaranya guru kelas satu dan staf tata usaha yang menerima pesan. Termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, lanjut Nurma, penyidik telah mengidentifikasi identitas pengirim pesan teror bom tersebut. Namun untuk saat ini, identitas belum bisa disampaikan karena masih dalam proses pencarian petugas.

"Dari identitasnya kami sudah kantongi, ya. Jadi kami sudah mencari kemudian semuanya sudah pasti kami tindak lanjuti untuk pelaku, tentunya yang diduga pelaku untuk meneror sendiri itu,” ucapnya.

Sementara, Nurma mengatakan kegiatan belajar mengajar hari ini diselesaikan lebih cepat. Sedangkan untuk esok harinya masih menunggu Suku Dinas Pendidikan, sekolah, dan Pemerintah Kota Jakarta Selatan.

“Untuk sementara ini dari Kasudin, kemudian dari pendidikan, dari wali kota masih koordinasi untuk besok (Selasa, 14/6/2026). Apakah setelah dinyatakan aman bisa masuk sekolah untuk adik-adik,” terang dia

Sebelumnya Area SDN Srengseng Sawah 15, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel) mendadak mencekam ketika salah satu guru mendapat pesan teror bom pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (13/7/2026).

Berdasarkan dokumentasi diterima, terkuak isi pesan teror tertulis kalau bom telah ditempatkan di 11 titik sekolah. Di mana pesan diterima sekira 06.28 WIB pagi bersamaan jam masuk sekolah siswa.

“SELAMAT PAGI DAN SALAM SEJAHTERA, DIHARAAP BERSIAP SIAP DENGAN HITUNGAN MENIT TEMPAT SEKOLAHAN SDN 15 PAGI INI AKAN MELEDAK DAN KAMI SUDAH MENYIAPKAN 11 TITIK ...!!!!” tulis pesan dalam dokumentasi yang diterima.

Masih dari tangkapan pesan, terduga pelaku teror pun sempat menelpon nomor hingga mengancam kepada guru yang menerima pesan untuk tidak menghubungi pihak kepolisian.

“Bersiap-siap hitungan 10 menit dari belakang. Akan rata semuanya. JANGAN COBA COBA ANDA LAPOR POLICE. SAYA TAHU DISANA ADA PAK RT UNTUK APA,” tulis kembali pengirim pesan.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: