Polisi Tangkap Pria Penyebar Pesan Teror Bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa

Oleh: Bachtiarudin Alam
Senin, 13 Juli 2026 | 15:56 WIB
Ilustrasi TKP (Foto/Pixabay)
Ilustrasi TKP (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Polisi berhasil menangkap seorang pria inisial MY (34) diduga pelaku penyebar pesan teror bom yang sempat menyasar SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel)

Kabar penangkapan ini disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto bahwa terduga pelaku MY ditangkap petugas di sekitar area sekolah.

"Kegiatan teror yang terjadi, untuk pelaku satu orang inisial MY alamat di sekitar lokasi kejadian sekolah sudah diamankan,” kata Budi kepada wartawan, Senin (13/6/2026).

Karena baru ditangkap, lanjut Budi, untuk motif dari MY menyebar pesan teror tersebut masih didalami. Karena, terduga pelaku adalah warga yang berada di sekitar lokasi.

“Masih dalam pendalam penyidik terkait tujuan dan motif dari yang bersangkutan," ucapnya.

Secara terpisah. Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi menyampaikan penyisiran oleh tim gabungan dilakukan kurang lebih empat jam, setelah pesan teror ancaman bom dilaporkan pihak sekolah.

"Dari beberapa jam ya, dari Gegana, Densus 88, BNPT, kemudian dari anjing pelacak yang kita undang dari kejadian pertama dapat info ya. Nah itu setelah selesai dinyatakan aman," kata Nurma, di lokasi, Senin (13/7/2026).

Sebelumnya Area SDN Srengseng Sawah 15, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel) mendadak mencekam ketika salah satu guru mendapat pesan teror bom pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (13/7/2026).

Berdasarkan dokumentasi diterima, terkuak isi pesan teror tertulis kalau bom telah ditempatkan di 11 titik sekolah. Di mana pesan diterima sekira 06.28 WIB pagi bersamaan jam masuk sekolah siswa.

“SELAMAT PAGI DAN SALAM SEJAHTERA, DIHARAAP BERSIAP SIAP DENGAN HITUNGAN MENIT TEMPAT SEKOLAHAN SDN 15 PAGI INI AKAN MELEDAK DAN KAMI SUDAH MENYIAPKAN 11 TITIK ...!!!!” tulis pesan dalam dokumentasi yang diterima.

Masih dari tangkapan pesan, terduga pelaku teror pun sempat menelpon nomor hingga mengancam kepada guru yang menerima pesan untuk tidak menghubungi pihak kepolisian.

“Bersiap-siap hitungan 10 menit dari belakang. Akan rata semuanya. JANGAN COBA COBA ANDA LAPOR POLICE. SAYA TAHU DISANA ADA PAK RT UNTUK APA,” tulis kembali pengirim pesan.
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: