Pembongkaran JPO Kapten Tendean Picu Kemacetan, Ini Daftar Jalan Terdampak

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 14 Juli 2026 | 17:46 WIB
Petugas mengamankan lokasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Petugas mengamankan lokasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Sejumlah ruas jalan di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) terpantau mengalami kemacetan imbas pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang rusak akibat ditabrak truk pengangkut kendaraan berat pada Selasa (14/7/2026) sore.

Kabag Binopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados melaporkan sejumlah ruas jalan terdampak pembongkaran JPO. Salah satunya Jalan Sudirman-Thamrin dari arah utara menuju selatan yang saat ini sedang diupayakan untuk dialirkan.

“Dan juga keluaran SCBD yang mengarah ke Jalan Suryo itu juga mengalami kepadatan. Imbas dari proses evakuasi, perbaikan, atau pembongkaran JPO yang ditabrak oleh truk tadi pagi,” ucap Robby kepada wartawan.

Selain itu, ruas Jalan Suryo menuju Mampang Prapatan masih belum dapat dilintasi. Kondisi tersebut berdampak pada kepadatan arus kendaraan dari Jalan Rasuna Said yang mengarah ke Jalan Warung Buncit.

“Imbas dari perbaikan atau evakuasi yang dilakukan di Mampang, saat ini masyarakat memang belum bisa melintasi ruas Jalan Mampang Prapatan yang mengarah ke Blok M,” ucapnya.

“Demikian juga kendaraan dari arah Blok M menuju Mampang Prapatan hingga saat ini belum bisa dilintasi. Hal ini menyebabkan kepadatan di sejumlah ruas jalan tersebut,” sambung dia.

Selain itu, kemacetan juga terpantau di ruas Jalan Pasar Minggu atau KH Guru Amin hingga simpang Pancoran menuju arah Kalibata.

Kondisi ini terjadi akibat meningkatnya volume kendaraan saat jam pulang kerja melalui jalur arteri menuju wilayah timur Jakarta.

“Ini masih sama, kepadatan hanya berada di jalan tol, tetapi masih mengalir cukup lancar sampai Cawang. Setelah Cawang sampai Bekasi masih cukup landai atau masih cukup lancar,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan Rifki Rismal mengatakan hasil asesmen menunjukkan JPO mengalami kerusakan berat pada bagian pondasi tiang sehingga pembongkaran harus dilakukan demi keselamatan pengguna jalan.

“Pembongkaran akan dilakukan setelah jam sibuk pagi berakhir dengan pengaturan lalu lintas bersama Dinas Perhubungan dan Kepolisian,” kata Rifki.

Di kesempatan yang sama, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerjunkan 30 petugas untuk mengatur lalu lintas selama proses pembongkaran berlangsung.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Bernad Octavianus Pasaribu mengatakan pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas saat kendaraan berat mulai melakukan evakuasi dan pembongkaran JPO.

"Dishub telah memitigasi empat titik pengaturan lalu lintas, yaitu di turunan Mampang, flyover Mampang, lokasi kejadian, dan Traffic Light Pasar Santa," kata Bernad.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: