Polisi Tangkap 1 dari 2 Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Wanita di Cikarang Bekasi

Oleh: Bachtiarudin Alam
Rabu, 15 Juli 2026 | 13:48 WIB
Ilustrasi tersangka. (Foto/Freepik)
Ilustrasi tersangka. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Polisi telah menangkap satu dari dua terduga pelaku diduga terlibat kasus dugaan penganiayaan disertai penyekapan yang menimpa korban, seorang wanita di daerah Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar).

Kabar itu pun dibenarkan Kasat Reskrim Polres Bekasi, AKBP Jerico Chandra bahwa setelah salah satu orang yang ditangkap, penyidik masih fokus mengejar pelaku lain yang masih buron.

"Satu orang sudah kami amankan. Satu lagi masih dalam pengejaran," kata Jerico saat dikonfirmasi pada Rabu (15/7/2026).

Karena masih dalam pengejaran, Jerico belum bisa menjelaskan terkait identitas dari para pelaku. Ia akan menyampaikan seluruh perkembangan kasus setelah salah satu pelaku berhasil ditangkap.

Sebelumnya, wanita inisial TA dikabarkan menjadi korban penyekapan hingga penganiayaan secara brutal oleh kekasihnya di wilayah Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dikutip lewat akun Instagram @liputancikarang, TA dianiaya secara brutal hingga babak belur oleh kekasihnya. Di mana, korban mengalami luka lebam parah di wajah, tangan, dan beberapa bagian tubuh lainnya.

“Belum diketahui pasti apa yang memicu pertikaian tersebut, namun pelaku tiba-tiba memukuli TA secara membabi buta,” tulis keterangan dalam akun tersebut.

Sementara itu, TA saat ini berhasil dievakuasi keluarganya setelah diduga disekap oleh pelaku. Akibat tindakan dugaan penganiayaan ini, keluarga TA menuntut keadilan dengan membawa kasus ke pihak kepolisian.

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jerico Lavian Chandra menyatakan kasus ini telah dalam proses penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.

“Sudah, kami lagi proses pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” kata Jerico saat dihubungi pada Minggu (12/7/2026).

Namun, belum banyak yang bisa disampaikan Jerico. Ia hanya membenarkan dari hasil penyelidikan hubungan antara korban dengan pelaku merupakan sepasang kekasih.

“Keduanya adalah pacaran, sedang kami dalami terkait penyekapannya,” ungkapnya.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: