Komisi IX DPR Bakal Bentuk Panja Program MBG, Ini Tujuannya
BeritaNasional.com - Komisi IX DPR RI akan membentuk panitia kerja (Panja) tata kelola program Makan Bergizi Gratis. Panja dibentuk untuk memperbaiki program MBG.
"Tadi sudah banyak anggota yang sepakat untuk membuat Panja Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis," ujar Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Charles mengatakan, tidak ada peta jalan pelaksanaan program MBG dari pemerintah hingga kini. Maka itu, Panja tidak hanya memberikan rekomendasi, tetapi juga membuat peta jalan program MBG.
"Sehingga harapan kami, dengan adanya Panja tersebut, kita nanti bisa membahas ini jauh lebih spesifik dan komprehensif, dan menghasilkan bukan saja rekomendasi kepada pemerintah, tetapi juga sebuah roadmap bahwa program ini harus dijalankan seperti apa," paparnya.
Masalah penerima manfaat program MBG bakal menjadi pembahasan, Charles mengatakan, tujuan awal program MBG adalah memperbaiki gizi anak dan mengurangi stunting. Maka perlu ada evaluasi jumlah penerima untuk menyesuaikan dengan kebutuhan tujuan program.
"Maka tidak semua anak harus diberikan makan, gitu kan. Bukan 82 juta penerima manfaatnya, tetapi harus dikecilkan sesuai dengan kebutuhan, yang kalau tadi, angkanya 26 juta anak saja sudah cukup dengan anggaran yang hanya 60-an triliun, dibandingkan dengan anggaran MBG tahun ini yang mencapai sebetulnya 335 triliun ya, tetapi direvisi menjadi 258 triliun," ujar Charles.
Panja ini diharapkan bisa membahas masalah spesifik dan komprehensif bagaimana program MBG dijalankan ke depannya.
"Jadi kita berharap dengan adanya Panja tersebut akan ada hal-hal yang lebih spesifik dan komprehensif tentang bagaimana ke depan program ini harus dijalankan," jelas Charles.
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu







